25 November 2018

Lima Fakta Unik Tentang Diriku




“Menurutmu, aku tu seperti apa sih?”

Kali ini temanya penuh dengan tantangan bagi saya. Saya harus menceritakan seperti apa saya ini. Lima hal sekaligus euy! Apa yah…

Dulu sih banyak orang menyebutku sosok misterius, ada pulak yang bilang kalau saya tuh maskulin. Jadi dari segi bahasa juga nggak ada cewek-ceweknya. Sehingga banyak cewek yang mengajak kenalan jika saya lagi aktif di Yahoo Messenger.

Ah iya, saya pernah juga dipanggil dengan sebutan “Mas” ketika sedang berlibur di Minggu pagi di Taman Victoria Park, Hong Kong. Wew… berate pernah ganteng juga ya sayah. Hahahaha…
Baiklah, segitu saja intronya. Barangkali ada yang ingin kenalan dengan saya, berikut adalah lima fakta tentang saya. Busmillahirrahmaanirrahiim…

11. Mantan TKW (Tenaga Kerja Wanita) yang pernah disiksa majikan di Riyadh – Arab Saudi. Yupz! Selama sembilan bulan (kayak dalam kandungan aja yak), saya berada dalam “kegelapan”. Dikrim ke Arab Saudi dengan tanpa pembekalan yang cukup. Bahkan belajar pun tidak pernah, selama empat bulan di penampungan dan BLK (Balai Latihan Kerja), kerjaannya hanya makan, tiduran, santai, ngerumpi sesame calon TKW.  Seminggu sekali kena piket masak buat makan para calon TKW dan  bebersih kantor. Lalu diajak medical, membuat paspor, lalu diterbangkan, dengan tanpa dokumen di tangan, dan tanpa nomor kontak yang bisa dihubungi. Sampai di Bandara, satu jaman langsung ada yang menjemput, kemudian dibawa ke sebuah rumah besar, tingkat empat, mewah seperti istana, dengan delapan kamar mandi, tiga ruang tamu, banyak kamar tidur, tiga ruang bawah tanah, kolam renang. Dan banyak ruang-ruang lainnya yang bakal memenuhi catatan jika saya sebutkan semuanya.

Setiap hari kami (saya dan satu orang teman dari Indramayu) dituntut untuk membuat semua barang terlihat bersih mengkilap baru. Jika kami tidak berhasil, maka tangan majikan pasti melayang ke tubuh kami. Entah kepala, rambut, mulut, wajah yang akan menjadi sasaran. Cekikan, tendangan, dan diinjak-injak merupakan hal yang harus siap kami terima setiap hari. Sempat kabur, sayangnya kami tertangkap polisi, dan kemudian dikembalikan ke majikan. Terakhir, saya bisa pulang ke Indonesia dalam keadaan luka-luka di wajah dan tangan, akibat dibentur-benturkan kepala di lantai bawah tanah.

Saat itu, majikan bangun tidur, tiba-tiba dia memanggil di halaman, kemudian saya ditarik ke ruang bawah tanah, di sana saya dipukul, dijatuhkan, pinggang saya didudukin, rambut dijambak, lalu kepala dibentur-benturkan ke lantai. Saya berusaha melawan, namun, kekuatan saya tetaplah tak seimbang dibanding majikan yang tinggi besar. Hingga saya terkulai lemas kehabisan tenaga. Saat itu doa saya hanya satu, “Yaa Allah, jika pun aku akan mati kali ini. Tolong, beri kesempatan aku untuk meminta maaf sekali saja ke ibuku.” Dipikiran saya, ketika itu, jika tidak mati maka saya pasti gegar otak. Alhamdulillah Allah masih selamatkan saya. Tiba-Tiba saya rasakan seperti ada yang mengalir sejuk dalam tubuh saya, dari ujung kaki ke atas. Pas aliran tersebut sampai pada kedua tangan saya, tiba-tiba saya memiliki kekuatan lagi, saya lihat majikan dan ke empat anaknya yang sedari awal hanya menonton, tampak kebingungan. Mungkin mengira saya telah mati. Pada saat itulah saya berkesempatan mendorong tubuhnya menjauh dan saya lari sekuat mungkin untuk keluar rumah. Lalu saya memijit tombol rumah tetangga yang tidak lain adalah rumah orangtua majikan laki-laki. Semua pembantu dan anak-anaknya (adik majikan laki-laki saya) sedang berkumpul. Akhirnya mereka percaya, bahwa kami peroleh siksaan di rumah majikan. Tiga harian kemudian, setelah kondisi saya pulih saya bisa pulang ke Indonesia (teman saya sudah berhasil keluar empat bulan sebelum saya). Hew… panjang yak baru satu point aja. Maaaaaf.



22. Lulusan Sekolah Dasar Yang Menulis Buku.
Cita-cita sih ingin menjadi dokter, namun apalah daya, kondisi ekonomi dan dengan delapan bersaudara membuat orangtua saya tidak mampu menyekolahkan saya. Apalagi menggapai cita-cita. Akhirnya saya pun memutuskan menjadi babu China. Alhamdulillah, justru di sanalah saya bisa berkembang. Mejadi pembantu di negeri Bauhinia, membuat saya memiliki banyak kesempatan untuk berkarya. Hingga akhirnya saya bisa membaur dengan para penulis beken di Indonesia dan ikut dalam menerbitkan antology bersama mereka. Hingga 2012, saya sudah berhasil membukukan sekitar 12 karya, satu di antaranya buku duet Motovasi bersama sahabat saya, Bayu Insani, dan satu lagi novel solo inspirasi.

33. Dari Pekerja, Berwirausaha, Hingga Ibu Rumah Tangga.
Hidup harus terus berjalan. Di tahun 2010, saya menjadi penghuni Jakarta. Pada awalnya saya membantu mengajar di sebuah sekolah TK di daerah Jakarta Timur. Namun tidak bertahan lam, karena suatu hal saya pindah kontrakan. Sempat pulang ke Lampung kemudian kembali mencari kerja di Jakarta. Waktu itu diterima sebagai SPG di sebuah supermarket khusus buah. Lalu saya pindah lagi, menjadi Customer Service perusahaan CCTV, lalu pindah lagi menjadi staff admin sebuah yayasan yatim piatu dan dhuafa di daerah Bekasi. Kemudian masuk ke lembaga perbantuan hukum untuk para TKI (Tenaga Kerja Indonesia) di luar negeri, sebagai staff admin dan keuangan. Setelah menikah, saya menemani suami membangun wirausaha. Dan akhirnya hamil, maka saya menjadi ibu rumah tangga.

44. Seorang Blogger Sekaligus Reseller Online
Karena suatu hal saya sudah lama tidak menulis buku lagi. Tetapi sebagai orang yang hoby menulis sejak kecil, maka jiwa menulis saya tidak bisa diabaikan begitu saja. Kerinduan menulis akan selalu mendesak untuk disalurkan. Karena itulah, menulis di blog dan sosial media menjadi pilihan untuk menuliskan segala sesuatu yang terlintas di pikiran.

Bermain sosmed sekalian mencari duit donk, biar ada pengganti untuk saldo internetnya (Emak-Emak kudu perhitungan). Dengan menjual produk-produk yang diminati banyak orang tentunya. Sehingga ngeblog dan bersosial medianya pun semakin menggembirakan.
  


5. Menjadi Pengurus Komunitas Perjodohan
Kalau yang satu ini sih sudah tidak aktif ya, namun masih berusaha membantu teman-teman yang memang membutuhkan bantuan untuk mencari jodoh.

Nah, itulah lima fakta tentang saya. Bagaimana denganmu?

54 comments:

  1. Wah, kisah hidupnya bikin saya speechless, Mbak. Alhamdulillah sekarang udah elpas dari siksaan, ya

    ReplyDelete
  2. Pengalaman hidup yang luar biasa ya mbak.. Alhamdulillah masih dilindungi Allah

    ReplyDelete
  3. Mbakk....sedih banget baca ceritanya, segitunya ya sampai main kekerasan fisik. Alhamdulillah sekarang dimudahkan..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mbak. Kadang untuk alasan gak jelas majikan main tangan.

      Delete
  4. Ya Alloh mba, fakta nomer satu bikin saya speechless. Sedih, kalau masih banyak TKW dikirim tanpa keterampilan memadai dan legal. Kalau ujungnya disiksa di sana, jadi dobel-dobel bebannya.
    Alhamdulilah, sekarang sudah bisa lepas dari hal buruk itu ya, mba.
    Semoga ini jadi pelajaran bagi siapa saja yang ingin bekerja ke luar negeri.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mbak. Harusnya dibekali ketrampilan yang memadai dulu sebelum dikirim kesana. Juga dokumen dan nomer telpon yang bisa dihubungi jika mengalami siksaan.

      Delete
  5. masha Allah mba, saya bacanya seperti sinetron ..maksudnya banyak sekali yg terjadi dan alhamdulillah mba sudah emlalui hal yg buruk di atas ya. pengalamn jdadi TKI sudah dibukukan mba?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo ini gak saya bukukan Mbak, udah terlewati jauh.

      Delete
  6. Ya Allah, Mbak.. saya merinding bacanya.. Alhamdulillah banget ya Allah Mba bisa keluar dari rumah itu.. Semoga mereka para majikan disadarkan oleh Allah, bahwa kita juga manusia, tidak boleh dilakukaan semena-mena gitu. :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mbak Allah mahabaik, maha pengabulkan doa

      Delete
  7. Barakallahu fiik, kak...
    Kagum dengan jalan hidup kak Ida yang berliku.

    Dan in syaa Allah menjadi amal untuk kak Ida karena membantu memberi jalan (perjodohan) untuk orang lain.

    ReplyDelete
  8. Masya Allah perjuangan hidupmu, Mbak. Apalagi yang TKW itu lho. BLK mana ya? apa yang tidak resmi?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Di Sukabumi Mbak. Gak tau itu resmi atau gak. Kurang faham pertama jadi TKW.

      Delete
  9. Ya Allah mba, aku pen nangis baca poin yg pertama. How strong you're. Tetap semangat ya mba. Mba tuu keren banget udah sampai di titik yg sekarang! :')

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah sekarang udah berlalu penderitaan itu Mbak.

      Delete
  10. Masya Allah mba, sedih verita tentabg TKW nya.. huhu. Alhamdulillah Allah beri jalan terbaik ya mba.. luar biasa mba 👍

    ReplyDelete
  11. Mbak, aku nggak nyangka ternyata banyak majikan jahat di Saudi sana. Melihat berita pembunuhan majikan oleh pembantu rumah tangga sepertinya memang wajar saja terjadi jika perlakuan mereka seperti ini.

    ReplyDelete
  12. Wohaaa mba pernah jadi Mak comblang ya hehe pasti seru banget ya mengurus perjodohan orang, aku salah satu yang ketemu karena perjodohan rasanya ingat terus sama orang yang telah berjasa menemukan jodoh kita, maksudnya perantara

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha... Iya Mbak. Ada komunitasnya di kami.

      Delete
  13. Masya Allah mba, terpana bacanya Alhamdulillah selamat dan bisa berkarya seperti sekarang ya

    ReplyDelete
  14. Ya Alloh aku nangis bacanya mbaaaa, Alloh langsung denger doa mba saat dianiaya itu yah duh pengen peluk mbaaa..dan kini dengan semua coobaan yg telah dilalui mb berhasil yah aku aza belum bisa bikin buku :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Janji Ah itu pasti ya Mbak. Orang terdzalimi makbul doanya.

      Delete
  15. Waduh mba ak speachless baca awal perjuangan pas jd TKW td. Heu. Tyt bnr y kt org2 itu. Alhamdulillah skrg sdh dilalui y mb, jd supermom yg hebat jg. Ngeblog sekaligus reseller. Kereeen.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah Allah masih beri saya kesempatan Mbak.

      Delete
  16. Masya Allah, perjalanan hidup mba Ida sangat beragam. Alhamdulillah sekarang udh lepas dari masa siksaan itu.

    Hikss, aku pernah dengar cerita dari teman haji yang menuturkan kisah teman TKW saat kerja di Riyadh. Untungnya, teman ku ini denger rintihannya. Jadi atas seijin majikannya yang baik, mereka melaporkan majikan si teman pada polisi setempat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Masih beruntung dia Mbak. Lha tempatku mana bisa orang denger, halamannya aja luaaas. Orang di dalam teriak teriak gak ada orang lain denger.

      Delete
  17. Bunda salut banget. Kalah nih si bunda soal konyrn postingan mah. Swear nunda salut. Pengalaman pahit mene ml pamu jd seperti sekarang. amkin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ah Bunda mah merendah gitu deh. Saya mah apah atuh dibanding Bunda yang super kereeen...

      Delete
  18. waah kisah hidup yang luar bisa mba ida..
    salut mba ida terus punya semangat menghadapi hari2 dan bahkan terus berkarya
    keren mbaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mbak, perjuangan idup. Life must go on katanya. Hihi...

      Delete
  19. Mbak kisahnya bikin aku sedih.. Mba kuat banget. Alhamdulillah sekarang bahagia bersama keluarga ya mbak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah Mbak. Sudah mandiri di negeri sendiri. Hihi...

      Delete
  20. Mba, pas baca fakta pertama aku sampe merinding loh. Subhanallah... sungguh luar biasa pengalaman hidupmu.
    Sekarang jadi penjual online produk apa mba?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mbak. Produk Kacamata ION dan Amoorea Mbak.

      Delete
  21. Ida, orang pinter dan punya inisiatif bukan harus sekolah tinggi dan bertitel tp niat utk bangkit itulah yg penting. Ida, bunda salut sama Ida, blognya apik caranya buat artikel juga ciamik banget, bunda ingin seperti itu. Salut buat Ida.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bundaaaa Ida belum ada apa-apa dibanding Bunda Yati. Harus banyak belajar dari Bunda, Ida mah.

      Delete
  22. Mba Ida semangat, kita samaan fakta nomer 1 nya hehehe, tapi aku di Hongkong. DUlu pun dokumenku dipalsukan, aku yang masih muda dibikin umur tua dan alamat rumah bukan dari Jawa. Malah jadi orang sunda.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku pas di HK juga gitu. Dibikin KTP Jakarta dan usia dituakan 1 tahun.

      Delete
  23. Mba Ida, so sad baca kisah hidupnya :(. allah maha baik memberikan kesempatan yang luar biasa kepada mba Ida. Tetap semangat dan slalu menginspirasi ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Allah memang baik Mbak. Alhamdulillah masih menolong Ida, dan memberi kesempatan hingga kini.

      Delete
  24. Subahanallah, masya Allah mbk. Saya bacanya kayak habis nonton sinetron. Perjuangan mbk sangat luar biasa. Tetap semngat ya mbk...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sinetron kehidupa ya Mbak. Hahaha... makasih Mbak Arius.

      Delete
  25. Semangat mba. Aku gak bisa bayangin di siksa seperti itu bagaimana menderitanya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ada tulang yang sempet konslet juga Mbak di punggung. Alhamdulillah atas ijin Allah, tukang urut bisa betulin.

      Delete
  26. Subahanallah mbak... aku kaget dan ikutan sedih baca yang disiksa oleh majikanmu. Hebat kamu mbak bisa berada dititik seperti sekarang ini. Terus semangat ya mbak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaa... pengalaman pertama merantau malah dapet majikan jahat. Hihi...

      Delete
  27. Baca di paragraf pertama rasanya sudah gemess sendiri. Alhamdulillah bisa kembali dengan selamat ya mba.
    Entah, sudah berapa banyak korban TKI yang diperlakukan Tak berperikemanusiaan seperti itu.
    Kondisi sekarang apakah masih seperti itu ?
    Kisah hidupmu sungguh berwarna mba, salut.

    ReplyDelete
  28. Duh...point satu bikin merinding...alhamdulilah Allah menyelamatkan.., dan point terakhir bikin penasaran...komunitas perjodohan maksudnya gimana..., Ya...?heheh

    ReplyDelete