Tips Pertahankan Bisnis Ditengah Krisis Pandemi

 

Bisnis-menguntungkan

Dikaruniai dua anak yang sehat dan cerdas adalah sebuah anugerah yang sangat berarti buat kehidupan kami. Sebab itulah saya ingin sekali bisa memenuhi semua kebutuhan mereka. Serta menyiapkan masa depan yang indah bagi mereka


Yang saya usahakan adalah mengumpulkan uang sebanyak mungkin untuk masa depan mereka kelak. Dengan menjalankan bisnis sejak mereka ada dalam kandungan. Namanya juga usaha.


Alhamdulillah meskipun hanya berjualan melalui online, bisnis yang saya jalani hasilnya sangat menyenangkan, setidaknya cukup untuk beberapa kebutuhan anak-anak, sekaligus menyisakan sedikit dana untuk tabungan mereka kelak.


Kemudian berita itu datang. Sebuah virus yang melanda dunia hinggap di negeri tercinta kita ini. Indonesia Raya nan indah ini. Virus yang disebut Covid-19, atau corona.


Virus corona menyebar luas ke seantero negeri. Menjadi pandemi yang begitu mengerikan dengan ratusan korban jiwa meninggal karenanya. Lalu pemerintah memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Lockdown. Sejak itulah pelan namun pasti, perekonomian masyarakat goyang.


BACA JUGA: INI NIH BISNIS TANPA MODAL


Efek Pandemi Pada Bisnis Fashion

Seperti yang kita ketahui, efek pandemi ini menimpa hampir seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Bahkan para artis sekalipun. Apalah kami yang baru memiliki bisnis kecil-kecilan. Yang produknya juga  masih milik orang lain, karena belum mampu memprodumsi sendiri.


Di luaran sana, banyak pekerja yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sehingga menganggur. Otomatis gaji pun tidak lagi didapat. Para pebisnis pun banyak yang gulung tikar, alhasil banyak pengeluaran yang dipangkas.


Sebagiannya mulai menerapkan hanya membeli suatu kebutuhan yang bener-bener urgent, seperti bahan pokok untuk makan sehari-hari, pampers, susu anak, dan lainnya.


Lalu apa kabar bisnis saya yang fokusnya di muslim's fashion? Jelas dampak pandemi ini sangat terasa bagi saya. Karena penjualan saya turun drastis, dan tidak ada lagi penjualan sejak Februari 2020 lalu. Hikz, hikz, sedih.


Bagaimana tidak? Pakaian, mukena, tidak begitu urgent di musim pandemi ini. Yang sangat dibutuhkan masyarakat saat ini adalah makanan. Apalagi kita belum tahu kapan pandemi akan berlalu. Jadi sebisa mungkin uang yang ada harus dihemat untuk kebutuhan berikutnya.


Bagi sebagian besar orang, jangankan untuk membeli pakaian, ada buat makan sehari-hari saja sudah sangat menggembirakan. Ya kan?


Begitulah, seiring waktu yang terus berjalan, belum ada titik temu untuk mengatasi "keringnya" bisnis saya. Online Shop saya sepi. Sangat sepi.


Rasanya sudah mulai hopeless untuk melanjutkan bisnis online shop yang sudah saya jalani sejak 2013an ini. Saya mengandalkan pendapatan suami untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari kami berempat. Ditambah hasil saya menulis.


Sharing Bisnis Bareng Ananda Omesh

Saya merasa sangat bersyukur, pada Rabu malam kemarin 09 September 2020, saya berkesempatan menonton sebuah acara yang ilmunya daging sekali. Yaitu FUN Talk bareng Omesh yang diadakan live oleh @HomeCreditId, dengan mengusung tema #AyoMajuBersama.


Menjadi narasumber malam itu, Omesh membawakannya dengan sangat seru. Pembawaannya yang lucu mampu mengajak penonton untuk terus tertawa bersama. 


Omesh juga membagikan pengalamannya dalam mempertahankan bisnisnya di tengah krisis pandemi saat ini. Beberapa tips yang Omesh sampaikan dalam acara tersebut adalah


Bisnis-menguntungkan



Pahami Ilmu Bisnis

Menurutnya bisnis bukan hanya sekadar bakat, tetapi juga harus tahu ilmunya. Jangan memaksakan diri melakukannya jika memang belum menguasai ilmunya di suatu bidang tersebut.


Salah satu contohnya adalah, ketika Omesh akan merekrut karyawan, maka Omesh akan menyerahkan kepada ahlinya, yaitu HRD, karena HRD memang ahli dalam memilih karyawan.


Kreatif Dan Inovatif

Kreatif dan inovatif ini wajib bagi para pebisnis. Sebagai contoh, Annada Omesh mengambil contoh keripik singkong.


Sejak jaman kerajaan Sriwijaya (saya lupa neh Omesh nyebut kerajaan apa, kita sebut saja Sriwijaya ya), keripik singkong itu sudah ada, tetapi rasanya ya begitu-begitu saja. Baru di zaman sekarang inilah keripik singkong ditambah rasa-rasa, seperti keju, balado, pedas level 1 - 15, dan sebagainya.


Jadi jika ingin bisnis tetap bisa bertahan di musim krisis seperti sekarang ini, maka buatlah inovasi, lalu tawarkan.


Bisa memanfaatkan Peluang

Nah pelaku bisnis dituntut jeli nih dalam melihat peluang. Kira-kira apa sih yang dibutuhkan masyarakat saat ini? Manfaatkan peluang agar bisnis dan hidup kita bisa terus bertahan di tengah krisis pandemi saat ini. Etapi jangan main sikut dan merugikan orang lain ya? Hahaha.


Melek Digital

Di jaman serba canggih begini, pasti semua sudah faham ya betapa pentingnya melek digital untuk berbisnis.


Kita bisa memanfaatkan gadget, internet, sosial media untuk semua bisnis kita. Dengan begitu, penyebaran informasi mengenai bisnis kita akan semakin mudah, serta lebih luas dikenal orang.


Daaan, akhirnya selesai nih sesi sharing bareng Ananda Omesh dan Home Credit  Indonesia (HCI).


Omesh, artis muda yang pernah menjadi penjual es lilin atau es kenyot pada masa sekolahnya dulu. Yang kini sudah menjadi presenter terkenal dan pebisnis keren. Pria yang memilih "Lebih baik menyesal beli, dari pada menyesal karena tidak jadi membeli."


Satu jam bersama Ananda Omesh rasanya kuraaang, masih pengen tertawa bersamanya lagi. Lucunya kebangetan, apalagi saat dia dan hostnya, Kak Bernard membagikan Rp. 2.000.000 dari Home Credit Indonesia, kepada penonton sebagai hadiah tebak kuis. Seruuu.


Jadi penasaran deh Fun Talk berikutnya HCI bakal menghadirkan siapa, dan tema apa yaaa. Pengen nonton lagi dooonk.

Ida Raihan
Ida Raihan

Hanya Seorang Ibu Rumah Tangga Dengan Dua Orang Anak Yang Suka Menulis Dan Membaca

129 comments:

  1. Pahami ilmu bisnis itu penting banget, biar mindsetnya juga keatur, kalau udah paham gitu, mau tantangannya kayak gimana, selalu ada alasan dan semangat untuk selalu bertahan dan maju dalam keadaan apapun :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul Mbak. Jadi ilmunya kudu dipegang dulu ya

      Delete
    2. Bener, setelah itu udah mantap deh berbisnisnya, apalagi kalau memang niat atau WHY nya kuat, apapun yang terjadi, terus maju dengan inovasi.
      Home Credit ini keren banget ya selalu memberikan edukasi berarti buat menyemangati pebisnis :)

      Delete
    3. Melek teknologi juga jangan lupa, seperti yg dibilang Omesh, jaman sekarang serba digital, tertinggal kalau bisnisnya gak diuogray ya

      Delete
  2. Tetap semangat dan sabar ya mba, semoga pandemi segera berlalu. Aamiin ya Allah

    ReplyDelete
  3. Wajib ditiru nih kegigihan Omesh ya Mba Ida. Meskipun bisnisnya turun, namun gak pantang menyerah.
    Semua terkena imbas memang mba.. namun tetap bergerak lebih baik dibandingkan diam menyerah dan tergilas.. hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul sekali Mak. Omesh anak muda etapi bisa melakukannya

      Delete
    2. Iyes mba Ida.. terkadang kita belajar bisnis memang gak bisa pandang usia. Kadang yang muda malah lebih expert

      Delete
  4. Senangnya, seperti mendapat suntikan energi dosis tinggi dari pengalaman Omesh ini ya Mba Ida. Semoga bisnis online Mba Ida juga tetap lancar meski pandemi begini.

    ReplyDelete
  5. setuju, penting banget inovasi
    Juga keuletan seperti yang dilakukan Omesh
    Bangga saya melihat anak muda ini
    Mulai dari pendatang baru di acara extravaganza, sekarang punya acara sendiri dan bisnis
    Belum lagi acara offline yang mungkin sedang sepi

    ReplyDelete
  6. Melek digital saat ini jadi keharusan dalam berbisnis. Apalagi saat pandemi. Kita ga bisa memasarkan maksimal, kecuali secara digital, yakan?

    ReplyDelete
  7. Keren. Ada pernah aku denger cerita, seseorang nggak tamat SMA tapi karyawannya lulusan perguruan tinggi semua dan para ahli di bidangnya.

    ReplyDelete
  8. Seru amat nih narasumbernya, Ananda Omesh. Saya terlewat tayangannya, untungnya bisa baca ulasannya di sini. Keren ih acara Fun Talk yang diadakan HomeCredit ini, jadi bisa dapat insight dari para narasumber.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Banget Mbak. Pantengin jaa terus deh di akunnya home credit. Seru livenya.

      Delete
  9. PAsti seru kalau narsumnya Ananda Omesh ya...rame orangnya
    Ini tipsnya betul banget sih bahwa bisnis bukan hanya sekadar bakat, tetapi juga harus tahu ilmunya. Jangan memaksakan diri melakukannya jika memang belum menguasai ilmunya di suatu bidang tersebut.
    Oh ya, semoga kondisi membaik lagi dan online shop Mbak Ida bisa ramai lagi ya Mbak..Aamiin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener sekali. kocak dia. Hahha.

      yaa Razaaqu yaa Fattaah yaa Kariim makasih Mbak.

      Delete
  10. Semoga sharing bisnis dari Omesh ini bisa menjadi inspirasi bagi para pelaku bisnis untuk bisa bertahan atau pun keluar dari krisis yang masih melanda sebagai dampak dari pandemi ya mbak. Aamiin

    ReplyDelete
  11. Memang gak gampang mempertahankan bisnis di tengah pandemi dan menurunnya daya beli masyarakat. Apalagi jika produk yang ditawarkan adalah kebutuhan tersier.

    Selain siap menghadapi gempuran di atas dan melakukan inovasi, ada baiknya, saat sedang berjaya kita rajin menyisihkan dana darurat untuk bisnis kita. Jadi ketika hal-hal seperti di atas tiba, kita sudah siap dan tidak gampang jatuh.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah bener sekai Mbak. Pokoknya apapun, emang kudu punya tabungan ya.

      Delete
  12. Melek digital adalah salah satu solusi pertahankan bisnis di tengah krisis. Saya mencoba bertahan dengan tetap posting meski tahu potensi closing tidak tinggi karena produk saya bukan sesuatu yang familier dan dibutuhkan.
    Menancapkan bendera dulu, nanti akan diingat saat semua sudah membaik, dan bersiap panen orderan. Aamiin

    ReplyDelete
  13. Klo niat bisnis emang harus belajar ilmuny ya mbak..
    Biar lancar prosesnya

    ReplyDelete
  14. Keren banget ya Omesh. Saluuut sama dia. Sejak kemunculannya di dunia entertaintmen, dia gak neko-neko. Dan setelah punya nama, dia pandai melihat peluang. Terjun di dunia bisnis. Tips bertahan di masa pandeminya wajib dicontoh nih sama siapa pun yang menggeluti bisnis. Termasuk saya yang mulai melirik untuk berbisnis.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dan setuju banget deh dengan totalnya dia dalam bisnis. Dari berinovasi hingga melibatkan dunia digital. Memang harus begitu untuk bisa bertahan di zaman sekarang. Apalagi di masa pandemi. Dunia digital kudu bisa dimaksimalkan.

      Delete
    2. Betul sekaki Mbak. Patut dicontohlah pokoknya Kak Omesh ini

      Delete
  15. Bahkan saat bisnis sudah stabil pun pebisnis nggak tinggal diam. Harus senantiasa berinovasi. Jaman terus berkembang, kesukaan dan minat orang pun juga mengalami pergeseran. Kalau nggak mau ikut bergerak, sudah pasti tinggal menutup waktu untuk gulung tikar.

    Pesan inovatif dari Omesh memang betul banget.

    Semoga pandemik segera usai ya, Kak. InsyaAllah selalu terbuka pintu-pintu rezeki bagi semua yang mau berikhtiar dan berpasrah pada Allah SWT. Ramai dan lancar lagi usahanya ya, Kak. Aamiin.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin makasih banyak Kak. Sukses dan berkah juga buat Kak Melina.

      Delete
  16. Semoga bisnisnya segera pulih ya Mbak. Aku pun baru mau merintis bisnis fashion tapi saat pandemi begini jadi nunda dulu.. Huhu, semoga segera berakhir pandeminya. Dan sambil nunggu kita bisa belajar ilmu bisnis dulu sebanyak-banyaknya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin. Betul swkali Mbak. Semangaaat. Semoga sukses dengan bisnisnya kelak.

      Delete
  17. Serunya yah ada acara begitu. Berguna banget buat yang punya usaha. Aku juga sedang Berusaha nih,

    ReplyDelete
  18. Promosi jualan di kala pandemi ini bener2 butuh trik khusus sih. Karena beberapa kan ekonominya jg lagi terhalang ya.

    Tapi so far kalau du ecommerce selalu laku sih mba. Kebutuhan juga ya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya agak seret Mbak. Ingat tu laku terakhir ya pertengahan Februari itu

      Delete
  19. Dalam hal apapun, ilmu tetap memegang peranan terpenting yaa, mak.
    Termasuk soal bisnis. Makanya salah banget kalo ada yang mengira bahwa pendidikan itu gak penting karena mau jadi pengusaha. Justru kalau mau jadi pengusaha, ilmunya harus jauh lebih matanh dibanding jika jadi karyawan. Karena pengusaha dituntut untuk terus berinovasi.

    Semoga lancar terus bisnisnya yaaa mak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setuju Mbak. Pendidikan sangat penting karena itu kunci pengetahuan.

      Aamiin. Sukses juga buat Mbak dan keluarga

      Delete
  20. Bisnis bukan hanya sekadar bakat, tetapi juga harus tahu ilmunya. Jangan memaksakan diri melakukannya jika memang belum menguasai ilmunya di suatu bidang tersebut.

    Iya sih ya, benar banget. Tetap harus belajar juga meskipun memang harus maju menjalani.
    Mbak Idaa, semoga bisa segera jalan lagi ya bisnis fashion-nya,

    ReplyDelete
  21. Dalam menjalankan suatu bisnis atau usaha mesti cermat dalam membaca setiap kesempatan dan tentunya harus diimbangi dengan keahlian juga keberanian untuk memanfaatkannya dengan tepat

    ReplyDelete
  22. Salut sama Omesh deh, dia kreatif dan inovatif ya.... Kita harus selalu berinovasi kalau sdh terjun dj dunia bisnis ya mbak, semangat... Penting bgt nih melek digital.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul sekali Mbak. Jaman sekarang melek digital wajib hukumnya

      Delete
  23. wah, Omesh pernah jualan es lilin juga. Mempertahankan bisnis emang sulit ya mbak, tapi bukan berarti tak bisa dilakukan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kaget ya. Hahaha


      Betul sekali Mbak. Pasti bisa.

      Delete
  24. masa pandemi dan era digital seperti sekarang memang memberikan banyak peluang baru ya mba. Semoga kita bisa memanfaatkannya

    ReplyDelete
  25. Seru kali kayaknya Kak ikut acara bareng gini. Semangat terus ya Kak Ida, semoga usahanya makin lancar ya

    ReplyDelete
  26. OOT dikit.. aduh nyesel ga ikutan... hadiah kuisnya lumayan banget itu...

    btw aku juga termasuk pengusaha yang terdampak pandemi mbak... dan emang cara jalan keluarnya adalah terus menerus berinovasi dan harus menjawab kebutuhan banyak orang.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahhaa. Aku juga gak dapet. Gak bisa jawab. Wakkaak.


      Betul sekali Mbak. Semangaat

      Delete
  27. semoga usaha mba ida makin lancar makin sukses, pasti ada rezekinya, semangatttt, btw jadi pengen ikutan juga fun talk nya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin. Makasib Mbak. Fun Talk ada setiap Rabu malam di Home Credit Mbak. Simak deh, seruuu.

      Delete
  28. Saat pandemi memang para pengusaha harus tetap kreatif ya mbak...
    Juga harus melek digital, karena orang lebih suka belanja secara online

    ReplyDelete
  29. Tak mudah memang jika berbisnis mba. Dan apalagi di kondisi seperti ini. Semoga kita dimudahkan ya mba

    ReplyDelete
  30. Bisnis bukan sekadar bakat, tapi harus tahu juga ilmunya. Aih bener banget ini mbak. Biar kitanya gak asal-asalan juga dalam menjalankan bisnis.

    ReplyDelete
  31. MasyaAllah.....
    Semoga pandemi ini segera berlalu ya um.....

    ReplyDelete
  32. Inspiratif banget ya mbak kisahnya mas Omesh ini, jadi ada gambaran gimana bisa survive di tengahpandemi yaa. Semangat Mbak, InsyaAllah pasti pandemi segera berakhir dan bisnis kembali pulih

    ReplyDelete
  33. Seru banget ya fun talknya, temanya bermanfaat dan bisa langsung diaplikasikan oleh para pebisnis di masa pandemi ini

    ReplyDelete
  34. Bener banget mba Buka bisnis itu harus Kreatif dan inovatif Dan itu wajib krn Punya product Aja gak cukup ya

    ReplyDelete
  35. Tak mudah emang mempertahankan bisnis di masa pandemi. Ini kek pedagang molen deket rumah mulai menyusut ukuran molennya huhu. Tp di satu sisi aku jg ikut bersyukur pak penjual molennya msh ada penghasilan. Begitu pula dengan bisnis besar ya kudu nyusun strategi supaya bisnisnya tetep survive kek yg dilakukan Omesh.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mbak. Agak kalang kabut sih, etapi alhamdulillah masih bisa makan. Hahaha

      Delete
  36. Materinya pasti berat n dalem nih..
    Tp klo ada Omesh kebayang seru n fun pastinya sih

    ReplyDelete
  37. Bisnis di masa sulit gini memang harus berani melakukan inovasi ya. Cocok sekali dengan perbincangan yang disampaikan oleh Omesh, kita harus bisa mengombinasikan passion kita dengan ilmu bisnis agar bisa terus bertahan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mbak. Terus semangat dan dan semoga dimudahkan ya urusan kita semua

      Delete
  38. Jangan memaksakan bila gak ada ilmunya yaa...
    Lebih baik, serahkan pada ahlinya agar hasilnya maksimal.

    Bermanfaat banget mengikuti acara ini.

    ReplyDelete
  39. Jdi pengen curhat emang susah banget ini huhuhu masalah mempertahankan usaha.

    Bolak balik aku usaha di pandemi ini, cuma ternyata harus sabar

    ReplyDelete
  40. Betul banget tentang bisa memanfaatkan peluang ya mba, banyak juga sekarang bisnis fashion yang menjual masker dan daster/baju rumahan. Dengan begitu mereka masih bisa mempertahankan penjualannya karena orang orang juga butuh barang barang itu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mbak. Etapi sekarang masker udah mulai menurun juga permintaan

      Delete
  41. Memang bisnis jaman sekarang yang semuanya bisa dilakukan dengan cara online, harus melek digital. Semoga bisnis jualan online kembali rame, berkah juga yaa

    ReplyDelete
  42. jaman sekarang semua harus melek teknologi ya :) jadi nggak ketinggalan sama orang lain, apalagi kalau dari segi bisnis bisa bikin penjualan jadi membaik karena di jadikan sarana promosi

    ReplyDelete
  43. Semoga pandemi segera berlalu dan kondisi ekonomi kembali pulih. Sehat2 ya mba Ida sekeluarga. Aamiin

    ReplyDelete
  44. Mau nggak mau memang harus belajar digital jadinya ya kak supaya bisa tetap berbisnis dengan baik even masa pandemik seperti saat sekarang ini

    ReplyDelete
  45. Kita memang harus pandai mengambil peluang ya sista. Dengan keadaan seperti sekarang ini prediksi bisnis memang menurun. Tapi belajar sama omesh begini bisa melejitkan jiwa bisnis di hati kita ya

    ReplyDelete
  46. Sekarang semua serba digital ,jadi ga ada offline lagi, walaupun ada paling lingkungan terdekat,jadi harus pintar untuk memasarkan secara online apalagi pandemi gini.

    ReplyDelete
  47. Sekarang semua serba digital ,jadi ga ada offline lagi, walaupun ada paling lingkungan terdekat,jadi harus pintar untuk memasarkan secara online apalagi pandemi gini.

    ReplyDelete
  48. Sebelum melakukan sesuatu kita memang harus menguasai ilmunya ya mba. Kalau dirasa terlalu menyita waktu, bisa limpahkan pada orang yang memang membidangi, ya kayak Omesh tadi yang pakai jasa HRD.

    ReplyDelete
  49. Yup, benar banget Mbak Ida. Berbisnis itu wajib punya ilmu. Terus juga harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Era sekarang, saat dunia dalam genggaman, tentu saja setiap pebisnis wajib melek digital dan gak males upgrade ilmu juga keterampilan. Saat pandemi ini, semuanya terdampak ya, Mbak. Semoga pandemi ini segera berlalu. Semoga keluarga Mbak Ida selalu diberikan kesehatan dan rezeki yang berkah berlimpah. Aamiiin.

    ReplyDelete
  50. Iya sih. Berbisnis tanpa menguasai ilmunya kayak kosong aja gitu. Hampa.

    Meski rejeki sudah diatur katanya. Tapi tetap saja kita diperintahkan untuk berusaha.

    Salah satu contohnya ya dengan terus mengupgrade ilmu tentang bisnis. Biar nggak berjalan di tengah gelap gitu lho.

    Benar kan mbak?
    😊

    ReplyDelete
  51. Semua orang terdampak pandemi ini. Ada yg parah banget sampai gulung tikar. Saya setuju dengan tipsnya terutama melek digital. Solusi jualan jaman kayak gini ya lewat digital

    ReplyDelete
  52. Salut buat Omesh apalagi saat ia akan merekrut karyawan, maka menyerahkan kepada ahlinya, yaitu HRD, karena HRD memang ahli dalam memilih karyawan. Sehingga performa karyawan bisa diandalkan.

    ReplyDelete
  53. Bisnis bukan hanya sekadar bakat, tetapi juga harus tahu ilmunya ... iya benar nih. Sering dengar orang yang kepepet, awalnya gak biasa terus jadi bisa deh. Semoga selalu memberikan yang terbaik buat buah hati ya, Mbak Ida.

    ReplyDelete
  54. Jaman sekarang apalagi masa pandemi semua berlomba untuk berbisnis rumahan, alangkah lebih baik sambil berjalan harus memahami ilmunya, agar makin joss yaa.
    kek pengalaman Omesh bsa menjadi inspirasi buat kita semua. Selalu inovasi!

    ReplyDelete
  55. Senasib mba, bisnis online shop saya juga kena krisis nih hehehe. Tips dari Omesh bagus banget ^_^ Aku mau coba kreasikan dari yang ada ah.. Terima kasih sharingnya disini mba

    ReplyDelete
  56. Jadi pertanyaannya adalah sekarang mba bisnis apa? Hehehe. Sama saya pun mengalami kebangkrutan karena pandemi ini. Dengan terpaksa menutup selamanya bisnis kuliner dan menjual semua aset. Kami mengandalkan usaha lain dan saya usaha lain juga di dunia blog. Harus berfikir kreatif dan krirtis memang agar bisa bertahan dimasa pandemi ini

    ReplyDelete
  57. Saya juga dagang online, masih kecil-kecilan dan belum lama. Masih banyak harus belajar ngembangin usaha, atau setidaknya bisa bertahan dimasa pandemi seperti ini.

    ReplyDelete
  58. Bagus juga ada webinar mengenai bisnis yang tepat saat pandemi. Tentu langkah-langkahnya bisa dipraktekan.

    ReplyDelete
  59. Sekarang ini bener-bener deh mbak, kita dituntut kreatif ya dalam menjalankan bisnia apapun itu bidangnya. Saya ikut mendoakan agar semua wirausahawan di INdonesia bisa bertahan di tengah pandemi ya.

    ReplyDelete
  60. setuju banget mba sama tips bisnis dari omesh ini, semoga mereka yang sekarang mengandalakan usaha untuk bertahan hidup karena pandemik ini bisa terus selamat usahanya hingga pandemik berakhir, mantap juga ini homecredit mengadakan acara ini secara rutin, bagi-bagi hadiahnya tidak sedikit juga lagi

    ReplyDelete
  61. happy banget ya bisa dapat sharing dari Omesh, pasti bermanfaat banget niy webinarnya, btw betul sekali zaman sekarang kita harus melek teknologi ya, karena semuanya sudah dilakukan dengan internet alias digital semuanya

    ReplyDelete
  62. Bener banget Mbak semua sektor mengalami penurunan, tipsnya mantap banget bisa coba diaplikasi untuk yang mempunyai bisnis.

    Sukses terus untuk bisnisnya, Mbak.

    ReplyDelete
  63. Seru banget pasti nambah banyak ilmunya nih, saat ini merintis bisnis memang lagi susah, yang sudah lama saja mulai kesulitan..

    ReplyDelete
  64. Tipsnya hrs belajar bisnis terus dan jangan lupa selalu kreatif dan inovatif y Mba Ida... Nice share nih dr Omesh, kereen

    ReplyDelete
  65. Suka sama semua tipsnya kak!
    Bener kita kalau mau bisnis harus ada ilmunya yah jangan asal dan yang terpenting saat ini adalah melek digital biar banyak orang tau tentang produk kitaa :)

    ReplyDelete
  66. Setuju banget kalo bisnis harus inovatif yaa Mba. Perlu banget memang memahami ilmu bisnis ini.

    ReplyDelete
  67. Semoga pandemi lekas berlaku ya mbak. Rata-rata sektor bisnis Kena imbasnya. Saya doakan bisnis moslim fashionnya nanti bangkit lagi mbak. Makananan memang saat ini bisnis yang bisa dibilang banyak di cari. Fun talk with Ananda Omesh bisa mEnambah ilmu Mempertahankan bisnis di masa krisis.

    ReplyDelete
  68. Semoga pandemi lekas berlaku ya mbak. Rata-rata sektor bisnis Kena imbasnya. Saya doakan bisnis moslim fashionnya nanti bangkit lagi mbak. Makananan memang saat ini bisnis yang bisa dibilang banyak di cari. Fun talk with Ananda Omesh bisa mEnambah ilmu Mempertahankan bisnis di masa krisis.

    ReplyDelete
  69. Selama pandemi rata-rata bisnis kena imbasnya ya mbak. Hanya ada sektor bisnis tertentu yang malah naik.
    Saya doakan moslim fashion nya bakal bangkit lagi penjualannya. Walau entah kapan pandemi ini akan berakhir. Untung juga banyak webinat uang bahas cara mempertahankan bisnis selama pandemi. Salah satunya bersama Ananda Omesh. Bisa saling menguatkan ya mbak.

    ReplyDelete
  70. setuju deh mba poin harus melek digital, karena jaman sekarang yaa tuntutannya harus melek informasi banget apalagi buat berbisnis kan biar bisa dipromosikan lebih luas

    ReplyDelete
  71. Begitu melihat poster itu ak baru tau Omesh ternyata entrepreneur juga ya. Kayaknya skrg entrepreneur udah jadi pilihan banyak orang yah. Tipsnya Beneran daging banget Mbak apalagi soal melek digital.

    ReplyDelete
  72. Saya rasa di jaman yang semakin modern ini, penting banget bagi kita untuk melek digital. Apalagi di tambah keadaan pandemi ini yang apa-apa serba online

    ReplyDelete
  73. Yeay! Semangat terus mempertahankan bisnisnya man teman, Insya Allah cobaan kondisi pandemi ini bakal bikin kita jadi pribadi yang lebih tangguh lagi.

    ReplyDelete
  74. Setuju banget mbak dengan tips pertama dan terakhir yang disampaikan oleh narasumber dalam kegiatan ini. terlebih di masa pandemi begini, memang harus ekstra strong ..

    ReplyDelete
  75. berkat sharing dari omesh membuat para usaha yang terkena pandemi pasti bisa melewatinya saya yakin itu seperti halnya usaha bapak saya yaitu mebel dapat melewatinya

    ReplyDelete
  76. Ini acaranya berfaedah banget ya Kak, apalagi buat yang punya bisnis. Kalau sudah tahu tipsnya pasti bisa keluar dari masalah pandemi

    ReplyDelete
  77. Punya ilmu dulu ya kak sebelum action. Pahami dulu ilmu bisnis sebelum terjun di pasar bisnis.

    ReplyDelete
  78. Dulu aku fikir kuncinya kesuksesan bisnis terletak pada strategi kreativitas dan inovasi yang dimiliki seorang pebisnis. Ternyata seorang pebisnis juga harus pandai melihat peluang dan juga melek digital di era seperti ini.

    ReplyDelete
  79. Entah gimana kalau ga memanfaatkan digital. Ketolong banget sama digitalisasi. Karena usahaku jadi bisa tetap jalan meski toko belum bisa melayani pengunjung langsung.

    ReplyDelete
  80. cara mempertahankan bisnis apalagi ditengah pandemi memang harus inovatif dan memberikan pelayanan secara konsisten dan optimal pada pelanggan ya mba

    ReplyDelete
  81. Saya baru mau mulai bisnis, bingung mau bisnis apa mbak. saat pandemi ini terasa banget lambatnya perekonomian dalam keluarga. Hihihi, permintaan guru privat meninggi sekarang ini. Jadi fokus ke sini sekarang.

    ReplyDelete
  82. Semoga pandemi ini cepat berlalu dan kita semua bisa hidup normal kembali. Aamiin

    ReplyDelete
  83. Untuk bisa bertahan di tengah pandemi, harus kreatif dan siap update diri ya mba,karena bisnis tidak bisa hanya tinggal diam saja.

    ReplyDelete
  84. bisnis kuliner sih menurutku yang masih survive di masa pandemi, karena biasanya banyak yang pesen online loh kalo lagi musim gini. Funtalk minggu ini bahas apa ya kira-kira?

    ReplyDelete