Benda Koleksi Saya




Setiap kita pasti punya ya yang namanya suatu benda koleksi. Entah itu benda-benda kuno, lukisan, coin dan uang jaman dulu, atau barang-barang antik lainnya. Untuk barang-barang antik, ada orang yang memang hobi koleksi saja. Namun ada juga yang kemudin dijual lagi dengan harga yang tinggi. Biasanya pembelinya ini horang-horang kayah yang sudah tidak mempermasalahkan finansial mereka lagi. 

Setiap kita pasti punya ya yang namanya suatu benda koleksi. Entah itu benda-benda kuno, lukisan, coin dan uang jaman dulu, atau bar...

Ini 5 Buku Yang Wajib Ada Di Rumah



Tantangan Day ke 10 kali ini saya sedikit bingung untuk menulisnya. Pasalnya, sejak memiliki anak, saya belum sempat lagi ke bioskop untuk menonton film kesukaan. Terakhir menonton adalah ketika Nurul masih dalam kandungan trimester awal. Yaitu nonton film karya Helvy Tiana Rosa, Ketika Mas Gagah Pergi Dan Kembali. Diangkat dari novel beliau berjudul sama, Ketika Mas Gagah Pergi. Sementara untuk musik, saya lebih suka musik-musik lawas. Jadi jarang mengikuti perkembangan musik terbaru.

Tantangan Day ke 10 kali ini saya sedikit bingung untuk menulisnya. Pasalnya, sejak memiliki anak, saya belum sempat lagi ke bioskop un...

Aku Mencarimu, Aku Merinduimu



Dia hanyalah seorang anak kecil. Yang tidak berani bagaimana menggambarkan kesedihan di wajahnya polosnya. Benar dia kelas dua sekolah dasar, tetapi dia tetap anak-anak. Yang tidak siap malu ketika ada yang melihatnya bersedih bak orang dewasa. Tetapi, kau tahu? Dia menangis. Menangis dalam diam, ketika dia pulang mengambil rapot pagi itu, pergi ke rumahmu dan tidak mendapatimu di sana.
"Dia ikut Mbahnya ke Jawa." Kata ayahmu. Anak kecil itu hanya diam. Menatap hampa wajah ayahmu yang sejenak berhenti dari aktivitas dengan cangkulnya di samping rumah kalian. "Berangkat tadi pagi." Anak kecil itu menahan sesak dan airmata agar tidak terlihat oleh ayahmu. Siang itu dia kelimpungan, tidak tahu kemana akan berbagi tahu tentang nilai rata-rata dan nemnya yang tercantum bagus di rapornya. Kau adalah atu-satunya sahabatnya, namun kau telah pergi tanpa pamit.

Dia hanyalah seorang anak kecil. Yang tidak berani bagaimana menggambarkan kesedihan di wajahnya polosnya. Benar dia kelas dua sekolah ...

Lima Hal Yang Wajib Ada Dalam Tas



pexel.com


 Setiap bepergian, bisa dipastikan orang akan membawa tas kemana pun mereka pergi. Baik itu tas ransel maupun tas tangan. Besar maupun kecil. Itu karena ada beberapa barang yang tidak bisa mereka tinggalkan kemana pun kaki melangkah. Di antara barang-barang tersebut, inilah benda yang tidak boleh terlewatkan di dalam tas versi saya sekarang setelah menjadi ibu rumah tangga. Beda donk sewaktu masih lajang dulu.

1.       Dompet. Yupz! Isinya memang tidak melulu uang, tetapi dompet ini sangat penting meskipun sekadar buat nyelipin struk belanjaan. Uang sih biasanya minim di dompet mah. Hihi…
Bisanya di dalam dompet ini akan berisi banyak jenis kartu. Entah kartu ATM, kartu BPJS, KTP, mapun SIM (Saya sih belum punya SIM, soalnya belum bisa nyetir motor sendiri).

pexel.com   Setiap bepergian, bisa dipastikan orang akan membawa tas kemana pun mereka pergi. Baik itu tas ransel maupun tas tan...

5 Warung Makan Dan Restoran Favorit


Tinggal di sebuah kota besar seperti Jakarta atau Surabaya tentu tidak sulit untuk menemukan makanan favorite. Beda dengan ketika kita berada di sebuah pedesaan yang penghuninya rata-rata adalah petani. Di kampung, ibu rumah tangganya sangat rajin mengolah makanan sendiri, sehingga orang pun enggan untuk berdagang makanan, karena harapan untuk laku terjual sangat sedikit.
Di Jakarta atau Surabaya, banyak perantau yang bekerja. Pun ibu rumah tangga harus ngantor dari pagi hingga sore, sehingga ketika sampai di rumah, mereka sudah kelelahan untuk mengolah makanan, sehingga beli menjadi pilihan. Ada banyak pilihan makanan yang enak dan disukai. dari harga yang paling murah hingga harga mahal pun ada.
Berikut adalah makanan dan tempat favorite saya ketika malas makan di rumah. Atau tidak sempat memasak untuk keluarga.

Tinggal di sebuah kota besar seperti Jakarta atau Surabaya tentu tidak sulit untuk menemukan makanan favorite. Beda dengan ketika kita ...

Lima Fakta Unik Tentang Diriku




“Menurutmu, aku tu seperti apa sih?”

Kali ini temanya penuh dengan tantangan bagi saya. Saya harus menceritakan seperti apa saya ini. Lima hal sekaligus euy! Apa yah…

Dulu sih banyak orang menyebutku sosok misterius, ada pulak yang bilang kalau saya tuh maskulin. Jadi dari segi bahasa juga nggak ada cewek-ceweknya. Sehingga banyak cewek yang mengajak kenalan jika saya lagi aktif di Yahoo Messenger.

Ah iya, saya pernah juga dipanggil dengan sebutan “Mas” ketika sedang berlibur di Minggu pagi di Taman Victoria Park, Hong Kong. Wew… berate pernah ganteng juga ya sayah. Hahahaha…
Baiklah, segitu saja intronya. Barangkali ada yang ingin kenalan dengan saya, berikut adalah lima fakta tentang saya. Busmillahirrahmaanirrahiim…

“Menurutmu, aku tu seperti apa sih?” Kali ini temanya penuh dengan tantangan bagi saya. Saya harus menceritakan seperti apa saya ...

Media Sosial, Buat Nyari Jodoh, Bisa Lho


Sosial media saat ini sudah merupakan candu bagi sebagian orang. Termasuk saya. Setuju kan Mak? Kalau gak setuju gak papa, kita bisa berbeda pandangan kan yah? Karena saya juga menilai dari hasil pengamatan di sekitar saya. Dari para saudara, dan teman-teman. Coba deh perhatikan sekitarmu, saat kamu sedang duduk santai dengan keluarga (mungkin tidak termasuk dengan orang tua, yang belum melek tekhnologi), obrolan mungkin hanya sekadarnya saja, mereka akan lebih sibuk dengan membuka social media mereka. Bahkan terkadang ketika kamu di kendaraan cuma berdua saja, naik motor misalnya, sering kan, orang yang kamu bonceng membuka smarphonenya untuk membuka sosial media. Iya nggak? Kalau nggak berati kamu beruntung karena gak dianggap sopir ojeg. Hehe…

Ini pengalaman saya. Suatu hari salah seorang tetangga saya datang ke rumah dengan mengendarai motornya, dia mengajak saya untuk keluar rumah, jelas dia yang nyetir karena saya belum bisa bawa kendaraan sendiri. Saya, bawa hape dong, dan ketika sudah nangkring di belakang pengemudi, saya langsung mainan tuh hape, dan membuka-buka sosial media saya. Apa kata teman saya? “Mbak saya bukan sopir ojeg ya, jangan dicuekin dengan meinan hape mulu!” Wakakakak…

Wah, bersosmed diwaktu yang salah nih! Sejak itu saya mulai sedikit memperhitungkan waktu dan tempat untuk bermain sosmed.

Sosial media saat ini sudah merupakan candu bagi sebagian orang. Termasuk saya. Setuju kan Mak? Kalau gak setuju gak papa, kita bisa be...

Komunitas Orang Cerdas



Blogger Perempuan, pertama kali mengenalnya adalah ketika mengikuti beberapa lomba yang diadakan sebuah produk yang bekerja sama dengan Blogger Perempuan Network. Waktu itu saya belum bergabung menjadi anggota. Hanya follow akun sosial mereka, dan like fan pagenya. Tanppa mengetahui ada apa di komunitas Blogger Perempuan.

Hingga suatu hari, ketika saya sedang melancong di pencariannya Facebook, saya menemukan group Blogger satu ini. Awalnya saya kurang pede untuk bergabung, karena saya merasa di tempat ini para bloggernya hebat-hebat dalam menata bahasa saat membuat karya. Namun akhirnya saya putuskan untuk tetap bergabung, dengan alasan agar bisa hebat seperti para seniornya di group ini. Alhamdulillah tidak lama mengirimi permintaan gabung ke groupnya, saya langsung di acc oleh adminnya.

Blogger Perempuan, pertama kali mengenalnya adalah ketika mengikuti beberapa lomba yang diadakan sebuah produk yang bekerja sama deng...

Kenapa Idaraihan? Mengamankan Nama



Sebenarnya saya tidak memiliki alasan khusus, mengapa memakai nama Idaraihan untuk semua akun. Itu tidak lebih karena namaku adalah Ida Raihan. Dibuku dan di semua akun sosmed. Jadi memakai nama ini untuk akun blog juga lebih kepada mengamankan nama saja. Katanya, jika kita sudah menemukan nama yang sreg, harus segera diamankan. Dan segera mendaftarkannya dengan akun TLD (Top Level Domain). Begitu sih yang saya pernah baca-baca.

Dulu ketika awal mengenal dunia cyber, saya lebih suka memakai nama yang berbeda dari cewek umumnya. Saya lebih menyukai memakai nama cowok, alasannya karena dengan nama akun cowok, saya akan lebih banyak waktu untuk bersantai dan bersenang-senang tanpa banyak gangguan dari para cowok yang ingin mengajak kenalan dan mengobrol. Itu duluuu ya di masa muda. Waktu masih cantik. Hahaha...

Sebenarnya saya tidak memiliki alasan khusus, mengapa memakai nama Idaraihan untuk semua akun. Itu tidak lebih karena namaku adalah I...

Tiga Tema Favorit Saat Ngeblog




Menjadikan blog sebagai sarana untuk mencurahkan segala keluh-kesah merupakan pilihan ketika kita lelah dengan segala rutinitas harian. Selain aman dari segala bentuk kenyinyiran masyarkat bawel, space di blog lebih memungkinkan untuk menampung tulisan dalam jumlah yang besar. Beda dengan sosial media yang ruangnya sangat dibatasi, sehingga isi tulisan tidak bisa bebas sepanjang yang kita mau. Selain itu, dengan menuliskan kisah harian di blog, kita juga tidak akan terbebani dengan apa yang telah kita luahkan. Iya nggak Mak? Saya sih gituh.

Kan sering tu Mak, kejadian menulis di facebook, kemudian komentar-komentarnya pada nyinyir, akhirnya pemosting sakit hati, kepikiran. Bahkan tidak sedikit yang akhirnya terpaksa menghapus lagi postingannya *kalau yang ini saya aja kali yah. Hihi…

Curhat harian ini merupakan tema yang paling saya sukai. Nomer satu di antara semua tema. Ketahuan yak suka galau. Hehe, gak dink, kan curhat harian gak melulu kegalauan. Bisa berupa kekreatifitasan anak yang bereksperimen dengan barang-barang di rak, isi lemari, bisa juga dengan isi kulkas, atau bumbu dapur. Wakakakak…

Biasanya menulis bentuk curhatan adalah hal yang paling mudah dilakukan, karena ianya mengalir begitu saja, mengikuti kata hati. Apalagi kalau sedang galau bin syedih. Tulisan bisa mengalir begitu mudah tanpa jeda dan tanpa lelah, kemudian tau-tau kita lega dengan permasalahan yang ada. Selesai. Begitulah curhat. Mengalir seperti air.

Menjadikan blog sebagai sarana untuk mencurahkan segala keluh-kesah merupakan pilihan ketika kita lelah dengan segala rutinitas hari...

Kenapa Nulis Blog, Manfaat Inilah Yang Saya Dapat



Awalnya saya hanya mengenal dunia kepenulisan di offline. Saat itu adalah pertengahan 2007. Hingga suatu hari, komunitas yang saya ikuti mengadakan workshop kepenulisan, dan narasumbernya menganjurkan peserta untuk memiliki akun di Multiply. Ketika Multiply sedang booming, seiring dengan Yahoo Messenger. Malam sesampainya di rumah, saya pun langsung  membuat satu akun dengan nama gaul khas cowok. Semula tiada yang mengenali bahwa pemilik akun tersebut adalah cewek, namun seiring berjalannya waktu, orang pun tahu bahwa pemilik akun tersebut adalah seorang cewek.

Di multiply, saya menulis apa saja yangbingin saya tulis. Tentang pengalaman sehari-hari yang kebanyakannya adalah sampah. Bahkan terkadang perdebatan dengan teman di Yahoo Messenger yang tidak layak posting pun tidak luput dari keisengan jemari ini untuk mempostingnya di blog multiply. Anehnya saya peroleh kepuasan, meskipun jika saya baca-baca ulang saat ini, saya merasa sangat malu dengan ulah jemari ini pada waktu itu.

Awalnya saya hanya mengenal dunia kepenulisan di offline. Saat itu adalah pertengahan 2007. Hingga suatu hari, komunitas yang saya ik...

Tips Membuat Baju Couple Anak Bunda Dalam Waktu Sempit

Hasil akhir


Seorang ibu itu dituntut harus cerdas dan serba bisa. Apalagi kalau anak-anaknya sudah rajin dengan seribu pertanyaan setiap hari. Seorang ibu harus bisa menjadi dictionary yang tidak boleh salah memberikan jawaban. Karena bakal direkam seterusnya dalam memory si anak.

Seorang ibu juga harus bisa memasak makanan favorite keluarga. Termasuk makanan favorite anak. Kalau yang ini saya belum bisa menemukan, makanan apa yang disukai anak saya. Soalnya doi susah banget suruh makan apa saja. Kalo ngemil jajanan doyan.

Naaah kalau soal fashion, seorang ibu, tidak dipaksa kudu bisa menjadi designer dan penjahitnya. Dia hanya cukup memilihkan saja di toko-toko, mana yang cocok buat si anak. Jika bisa membuat sendiri, itu hanya nilai plus saja *menurut saya loh Makkk. 😃

Hasil akhir Seorang ibu itu dituntut harus cerdas dan serba bisa. Apalagi kalau anak-anaknya sudah rajin dengan seribu pertanyaan s...