Jalan-Jalan Ke Taman Safari, Pandaan? Pusat Oleh-Oleh Jatiarjo, Sekali Dayung 3 Pulau Terlampaui




Tau dooong tempat wisata Taman Safari Pandaan? Iyah, tempat ini sudah menjadi destinasi liburan dari berbagai daerah. Bahkan dari Bali sekalipun. Khususnya anak-anak pelajar yang mengadakan acara perpisahan, study tour, maupun gathering.

Cinta Dan Pengorbanan Seorang Ibu




Selamat Hari Ibu

Happy Mother's Day!

Menuliskan tentang dirimu, tentu tidak akan pernah selesai untuk lembar demi lembar buku, karena perjuanganmu begitu panjang mendampingi keluarga.

Target Blogging 2019



Alhamdulillah masuk ke last day! 30 Day chalenge 2018 dari Blogger Perempuan telah selesai. Rasanya luar biasa  saya bisa melakukan ini. Konsisten menulis dan memposting blogpost sehari sekali. Amazing sekali bagi saya! Ini hal pertama yang saya lalukan selama full satu bulan sepanjang sejarah hidup saya. Masya Allah.

5 Situs Yang Sering Dikunjungi



Tantangan Day 29 ini lagi-lagi membuat saya harus memgerutkan kening untuk mengingat-ingat situs apa aja yang sering saya kunjungi. Secara selama ini jarang banget memerhatikan nama situsnya jika googling nyari refrensi. Paling kalau mau dikutip baru dah menyertakan sumbernya.

5 Situs Belanja Favorite



Hidup di zaman serba canggih gini, semua serba dimudahkan. Salah satunya adalah kemudahan dalam berbelanja. Tidak seperti zaman dulu yang setiap kali butuh apa-apa harus keluar rumah, berpanas-panasan, gerah, lengket, plus desak-desakan. Apalagi jika jelang lebaran. Hadew..., gak kuat Maak...

5 Kebahagiaan Sederhana



Bahagia itu sederhana. Ada yang setuju? Setuju donk bagi yang memang menemukan kebahagiaannya dalam hal sederhana. Dan tidak setuju bagi yang untuk peroleh senyum tulus saja terlalu sulit. Tak mengapa. Bisa saja kan, bahagia iyu pilihan. Dan ukuran kebahagiaan itu beda-beda setiap orang.

5 Produk Kecantikaan Yang Pernah Saya Pakai



Sebagai orang yang tidak suka make up, tentu tidak banyak kosmetik yang yang saya kenal, apalagi gunakan. Namun begitu, bukan berarti saya tidak memilikinya sama sekali. Habya saja semuanya sangat sederhana, dan murah pastinya.

Kenangan Masa Kecil, Hidupku Penuh Dengan Bullying



Kalau boleh jujur, sebenarnya saya malas mengenang masa kecil.  Karena masa kecil saya bisa disebut kurang bahagia. Tetapi tantangan Day ke 25 ini memang memaksa saya untuk kembali mengorek masa-masa itu. Mungkin ini bisa sekalian menjadi terapi juga untuk jiwa saya.

5 Keinginan Yang Belum Tercapai



Sungguh cepat waktu berlalu yah. Rasanya baru kemarin memasuki 2018, tahu-tahu sekarang sudah mau masuk ke 2019. Apa kabarnya mimpi-mimpi tahun ini dan tahun lalu? Banyak hal yang masih belum terealisasi.

Hal Yang Paling Kusesali



Setiap orang pasti memiliki hal-hal yang ingin dilupakan. Memiliki hal-hal yang ingin dikenang. Dan hal yang disesali. Dilupakan jika itu hal yang menyakitkan. Dikenang apabila menyenangkan. Dan disesali apabila itu hal bodoh yang seharusnya tidak kita lakukan. Namun, terlepas dari keinginan-keinginan tersebut, kita semua pasti tau, banyak hal yang ingin kita lupakan justru sering menghantui. Seolah dia tidak mau pergi dari pelupuk mata. Karena itulah, para nasehat itu mengatakan, “Masa lalu itu bukan untuk dilupakan. Karena kita tidak akan pernah bisa melupakan masa lalu. Tetapi masa lalu sebaiknya dijadikan sahabat. Mengajaknya berdamai.” Saya setuju dengan ungkapan tersebut. Karena memang benar adanya.

Menjadi Full Mom Blogger, Kenapa Tidak?




Jaman saya masih ngeblog di multyply dulu, menyimpan tulisan menjadi rutinitas yang biasa. Dengan niat menyimpan catatan agar kelak bisa dibaca-baca anak cucu, dan memberikan pelajaran bagi mereka. Sayangnya harapan itu sirna ketika akhirnya fihak multiply merilis informasi bahwa multiply harus tutup tahun itu. Pengguna panik. Bagaimana cara menyelamatkan postingan yang sudah sebegitu banyaknya? Alhamdulillah, karena akhirnya, para master banyak yang menemukan cara untuk menyematkan tulisan-tulisan  di blog multiply dan memindahkannya ke blog baru sesuai keinginan. Yaitu di blogspot maupun wordpress. Saya memilih wordpress ketika itu. Dan meneruskan aktivitas menulis di Wordpress.

Pekerjaan Rumah Yang Kusukai



Tema hari ke 21 ini membuat saya harus berfikir keras. Yaitu mengenai pekerjaan rumah tangga yang kusukai. Emang ada? Maka itu saya harus berfikir keras untuk menemukannya dan coba menilik kata hati. Selama berumah tangga selama ini, saya dan suami saling bekerja sama. Mencuci pakaian sering bersama-sama. Mencuci perabot dapur, juga sering suami yang mengerjakan. Apalagi urusan menyapu dan memgepel. Ini saya maales banget. Plus nyetrika, itu pekerjaan yang paaling tidak saya sukai. Jadi apa dong yang disukai? Nah sekali lagi, itu yang sedang saya pikirkan sedari tadi. Dari subuh, sejak begitu mengetahui tema hari ini. Kalau boleh jujur nih ya, kayaknya hampir nggak ada tu pekerjaan rumah tangga yang saya sukai. Hehe…Tetapi, sebagai ibu rumah tangga, pekerjaan rumah, suka tidak suka tetaplah harus diakrabi. Hikz, hikz...

Beginilah Kegiatan Hari Liburku




Ibu rumah tangga, perlu donk refreshing di akhir pekan juga. Memang sebagian orang masih ada yang beranggapan bahwa ibu rumah tangga itu tidak ngapa-ngapain. Enak, setiap hari di rumah, tidak bekerja. Wow! Dikiranya ibu rumah tangga itu santai, tiduran, makan, gitu kali ya?

10 Lagu Yang Ada di Playlist



Jika boleh jujur, mendengarkan musik dan lagu bagi saya itu moody. Tidak jauh beda dengan semangat nulis yang terkadang menggebu terkadang anjlok. Musik kalau lagi pengen mendengarkan maka saya akan mendengarkan. Jika tidak ya mendengar suami menyetel lagu kesukaannya saja kerasa sebaall banget. Apalagi suami tu di setiap aktivitasnya selalu disertai musik dan lagu. Entah itu lagu-lagu dangdutnya Rhoma Irama, lagu-lagu popnya Wali, maupun gambusnya Nisa Sabyan.

5 Chanel Youtuber Favorit



Pada kesempatan kali ini, temanya adalah Youtuber favorit. Day 18. Saya harus kembali buka-buka chanel youtube saya, untuk melihat siapa saja yang sudah saya subcribe karena saya sukai kekreativitasannya dalam membuat video. Sayangnya yang banyak saya temukan adalah mereka yang chanelnya dipenuhi oleh drama Korea. Hehe... pecinta Drakor nih sayah.

5 Hal Yang Ingin Saya Lakukan di 2019



Impian 2019. Secara serius belum kepikiran sih. Tetapi kalau keinginan-keinginan sederhana banyak. Bahkan di antara yang ingin saya tulis ini agenda tahun sebelum 2018 yang belum terlaksana. Sebelum 2018? 2017 donk? Iyah. Bahkan 2016. Wuih... niat nggak sih?

10 Blog Untuk Dikunjungi



Menjadi blogger pasti tidak asing dengan istilah BlogWalking (BW). Yaitu saling mengunjungi blog sesama blogger. Pada setiap kunjungan dan membaca postingan baru pasti ada saja yang didapat oleh blogger. Baik itu pengetahuan, semamgat, maupun inspirasi. Tidak sedikit yang akhirnya memilih beberapa blog menjadi favoritnya. Dan selalu ingin mereka kunjungi lagi.

Jika Mendapat Uang 100 Juta



Postingan kali ini, mengambil tema pengganti. Jika peroleh hadiah uang 100 juta, apa yang akan kamu lakukan?

Semoga ini bukan hayalan, tetapi sebuah doa dan pengharapan. Makbul yaa Allah.

Kepribadian Menurut Zodiak



Sore ini terpaksa berselancar ke Om Google. Tidak lain karena tugas tema di hari ke 14 ini adalah tentang zodiak dan saya sama sekali tidak faham mengenainya karena memang tidak pernah lagi membaca-baca tentangnya. Apalagi ramalannya, sama sekali tidak saya percaya. Dan memang di dalam keyakinan saya, kita tidak diperbolehkan mempercayai ramalan, apa pun bentuknya. Karena itulah saya tidak pernah lagi mencari info mengenai teropong zodiak.

Kota Dan Negara Impian Untuk Dikunjungi



Kamu pasti punya impian donk Gaes buat mengunjungi sebuah negara atau kota tertentu? Yah... buat berwisata gitu. Bareng keluarga tercinta atau teman-teman seperjuanganmu. Kalau saya ada beberapa kota dalam negeri maupun luar negeri.

5 Tips Hidup Sehat Versiku



Hidup di zaman serba instant harus pandai-pandai menjaga diri biar idup gak instant juga *eh?, itu susah-susah gampang. Masalahnya ada banyak hal menarik yang harus dihindari. Harus pandai membawa diri. Harus pandai pilih makanan, de el el.

Benda Koleksi Saya




Setiap kita pasti punya ya yang namanya suatu benda koleksi. Entah itu benda-benda kuno, lukisan, coin dan uang jaman dulu, atau barang-barang antik lainnya. Untuk barang-barang antik, ada orang yang memang hobi koleksi saja. Namun ada juga yang kemudin dijual lagi dengan harga yang tinggi. Biasanya pembelinya ini horang-horang kayah yang sudah tidak mempermasalahkan finansial mereka lagi. 

Ini 5 Buku Yang Wajib Ada Di Rumah



Tantangan Day ke 10 kali ini saya sedikit bingung untuk menulisnya. Pasalnya, sejak memiliki anak, saya belum sempat lagi ke bioskop untuk menonton film kesukaan. Terakhir menonton adalah ketika Nurul masih dalam kandungan trimester awal. Yaitu nonton film karya Helvy Tiana Rosa, Ketika Mas Gagah Pergi Dan Kembali. Diangkat dari novel beliau berjudul sama, Ketika Mas Gagah Pergi. Sementara untuk musik, saya lebih suka musik-musik lawas. Jadi jarang mengikuti perkembangan musik terbaru.

Aku Mencarimu, Aku Merinduimu



Dia hanyalah seorang anak kecil. Yang tidak berani bagaimana menggambarkan kesedihan di wajahnya polosnya. Benar dia kelas dua sekolah dasar, tetapi dia tetap anak-anak. Yang tidak siap malu ketika ada yang melihatnya bersedih bak orang dewasa. Tetapi, kau tahu? Dia menangis. Menangis dalam diam, ketika dia pulang mengambil rapot pagi itu, pergi ke rumahmu dan tidak mendapatimu di sana.
"Dia ikut Mbahnya ke Jawa." Kata ayahmu. Anak kecil itu hanya diam. Menatap hampa wajah ayahmu yang sejenak berhenti dari aktivitas dengan cangkulnya di samping rumah kalian. "Berangkat tadi pagi." Anak kecil itu menahan sesak dan airmata agar tidak terlihat oleh ayahmu. Siang itu dia kelimpungan, tidak tahu kemana akan berbagi tahu tentang nilai rata-rata dan nemnya yang tercantum bagus di rapornya. Kau adalah atu-satunya sahabatnya, namun kau telah pergi tanpa pamit.

Lima Hal Yang Wajib Ada Dalam Tas



pexel.com


 Setiap bepergian, bisa dipastikan orang akan membawa tas kemana pun mereka pergi. Baik itu tas ransel maupun tas tangan. Besar maupun kecil. Itu karena ada beberapa barang yang tidak bisa mereka tinggalkan kemana pun kaki melangkah. Di antara barang-barang tersebut, inilah benda yang tidak boleh terlewatkan di dalam tas versi saya sekarang setelah menjadi ibu rumah tangga. Beda donk sewaktu masih lajang dulu.

1.       Dompet. Yupz! Isinya memang tidak melulu uang, tetapi dompet ini sangat penting meskipun sekadar buat nyelipin struk belanjaan. Uang sih biasanya minim di dompet mah. Hihi…
Bisanya di dalam dompet ini akan berisi banyak jenis kartu. Entah kartu ATM, kartu BPJS, KTP, mapun SIM (Saya sih belum punya SIM, soalnya belum bisa nyetir motor sendiri).

5 Warung Makan Dan Restoran Favorit


Tinggal di sebuah kota besar seperti Jakarta atau Surabaya tentu tidak sulit untuk menemukan makanan favorite. Beda dengan ketika kita berada di sebuah pedesaan yang penghuninya rata-rata adalah petani. Di kampung, ibu rumah tangganya sangat rajin mengolah makanan sendiri, sehingga orang pun enggan untuk berdagang makanan, karena harapan untuk laku terjual sangat sedikit.
Di Jakarta atau Surabaya, banyak perantau yang bekerja. Pun ibu rumah tangga harus ngantor dari pagi hingga sore, sehingga ketika sampai di rumah, mereka sudah kelelahan untuk mengolah makanan, sehingga beli menjadi pilihan. Ada banyak pilihan makanan yang enak dan disukai. dari harga yang paling murah hingga harga mahal pun ada.
Berikut adalah makanan dan tempat favorite saya ketika malas makan di rumah. Atau tidak sempat memasak untuk keluarga.

Lima Fakta Unik Tentang Diriku




“Menurutmu, aku tu seperti apa sih?”

Kali ini temanya penuh dengan tantangan bagi saya. Saya harus menceritakan seperti apa saya ini. Lima hal sekaligus euy! Apa yah…

Dulu sih banyak orang menyebutku sosok misterius, ada pulak yang bilang kalau saya tuh maskulin. Jadi dari segi bahasa juga nggak ada cewek-ceweknya. Sehingga banyak cewek yang mengajak kenalan jika saya lagi aktif di Yahoo Messenger.

Ah iya, saya pernah juga dipanggil dengan sebutan “Mas” ketika sedang berlibur di Minggu pagi di Taman Victoria Park, Hong Kong. Wew… berate pernah ganteng juga ya sayah. Hahahaha…
Baiklah, segitu saja intronya. Barangkali ada yang ingin kenalan dengan saya, berikut adalah lima fakta tentang saya. Busmillahirrahmaanirrahiim…

Media Sosial, Buat Nyari Jodoh, Bisa Lho


Sosial media saat ini sudah merupakan candu bagi sebagian orang. Termasuk saya. Setuju kan Mak? Kalau gak setuju gak papa, kita bisa berbeda pandangan kan yah? Karena saya juga menilai dari hasil pengamatan di sekitar saya. Dari para saudara, dan teman-teman. Coba deh perhatikan sekitarmu, saat kamu sedang duduk santai dengan keluarga (mungkin tidak termasuk dengan orang tua, yang belum melek tekhnologi), obrolan mungkin hanya sekadarnya saja, mereka akan lebih sibuk dengan membuka social media mereka. Bahkan terkadang ketika kamu di kendaraan cuma berdua saja, naik motor misalnya, sering kan, orang yang kamu bonceng membuka smarphonenya untuk membuka sosial media. Iya nggak? Kalau nggak berati kamu beruntung karena gak dianggap sopir ojeg. Hehe…

Ini pengalaman saya. Suatu hari salah seorang tetangga saya datang ke rumah dengan mengendarai motornya, dia mengajak saya untuk keluar rumah, jelas dia yang nyetir karena saya belum bisa bawa kendaraan sendiri. Saya, bawa hape dong, dan ketika sudah nangkring di belakang pengemudi, saya langsung mainan tuh hape, dan membuka-buka sosial media saya. Apa kata teman saya? “Mbak saya bukan sopir ojeg ya, jangan dicuekin dengan meinan hape mulu!” Wakakakak…

Wah, bersosmed diwaktu yang salah nih! Sejak itu saya mulai sedikit memperhitungkan waktu dan tempat untuk bermain sosmed.

Komunitas Orang Cerdas



Blogger Perempuan, pertama kali mengenalnya adalah ketika mengikuti beberapa lomba yang diadakan sebuah produk yang bekerja sama dengan Blogger Perempuan Network. Waktu itu saya belum bergabung menjadi anggota. Hanya follow akun sosial mereka, dan like fan pagenya. Tanppa mengetahui ada apa di komunitas Blogger Perempuan.

Hingga suatu hari, ketika saya sedang melancong di pencariannya Facebook, saya menemukan group Blogger satu ini. Awalnya saya kurang pede untuk bergabung, karena saya merasa di tempat ini para bloggernya hebat-hebat dalam menata bahasa saat membuat karya. Namun akhirnya saya putuskan untuk tetap bergabung, dengan alasan agar bisa hebat seperti para seniornya di group ini. Alhamdulillah tidak lama mengirimi permintaan gabung ke groupnya, saya langsung di acc oleh adminnya.

Kenapa Idaraihan? Mengamankan Nama



Sebenarnya saya tidak memiliki alasan khusus, mengapa memakai nama Idaraihan untuk semua akun. Itu tidak lebih karena namaku adalah Ida Raihan. Dibuku dan di semua akun sosmed. Jadi memakai nama ini untuk akun blog juga lebih kepada mengamankan nama saja. Katanya, jika kita sudah menemukan nama yang sreg, harus segera diamankan. Dan segera mendaftarkannya dengan akun TLD (Top Level Domain). Begitu sih yang saya pernah baca-baca.

Dulu ketika awal mengenal dunia cyber, saya lebih suka memakai nama yang berbeda dari cewek umumnya. Saya lebih menyukai memakai nama cowok, alasannya karena dengan nama akun cowok, saya akan lebih banyak waktu untuk bersantai dan bersenang-senang tanpa banyak gangguan dari para cowok yang ingin mengajak kenalan dan mengobrol. Itu duluuu ya di masa muda. Waktu masih cantik. Hahaha...

Tiga Tema Favorit Saat Ngeblog




Menjadikan blog sebagai sarana untuk mencurahkan segala keluh-kesah merupakan pilihan ketika kita lelah dengan segala rutinitas harian. Selain aman dari segala bentuk kenyinyiran masyarkat bawel, space di blog lebih memungkinkan untuk menampung tulisan dalam jumlah yang besar. Beda dengan sosial media yang ruangnya sangat dibatasi, sehingga isi tulisan tidak bisa bebas sepanjang yang kita mau. Selain itu, dengan menuliskan kisah harian di blog, kita juga tidak akan terbebani dengan apa yang telah kita luahkan. Iya nggak Mak? Saya sih gituh.

Kan sering tu Mak, kejadian menulis di facebook, kemudian komentar-komentarnya pada nyinyir, akhirnya pemosting sakit hati, kepikiran. Bahkan tidak sedikit yang akhirnya terpaksa menghapus lagi postingannya *kalau yang ini saya aja kali yah. Hihi…

Curhat harian ini merupakan tema yang paling saya sukai. Nomer satu di antara semua tema. Ketahuan yak suka galau. Hehe, gak dink, kan curhat harian gak melulu kegalauan. Bisa berupa kekreatifitasan anak yang bereksperimen dengan barang-barang di rak, isi lemari, bisa juga dengan isi kulkas, atau bumbu dapur. Wakakakak…

Biasanya menulis bentuk curhatan adalah hal yang paling mudah dilakukan, karena ianya mengalir begitu saja, mengikuti kata hati. Apalagi kalau sedang galau bin syedih. Tulisan bisa mengalir begitu mudah tanpa jeda dan tanpa lelah, kemudian tau-tau kita lega dengan permasalahan yang ada. Selesai. Begitulah curhat. Mengalir seperti air.

Kenapa Nulis Blog, Manfaat Inilah Yang Saya Dapat



Awalnya saya hanya mengenal dunia kepenulisan di offline. Saat itu adalah pertengahan 2007. Hingga suatu hari, komunitas yang saya ikuti mengadakan workshop kepenulisan, dan narasumbernya menganjurkan peserta untuk memiliki akun di Multiply. Ketika Multiply sedang booming, seiring dengan Yahoo Messenger. Malam sesampainya di rumah, saya pun langsung  membuat satu akun dengan nama gaul khas cowok. Semula tiada yang mengenali bahwa pemilik akun tersebut adalah cewek, namun seiring berjalannya waktu, orang pun tahu bahwa pemilik akun tersebut adalah seorang cewek.

Di multiply, saya menulis apa saja yangbingin saya tulis. Tentang pengalaman sehari-hari yang kebanyakannya adalah sampah. Bahkan terkadang perdebatan dengan teman di Yahoo Messenger yang tidak layak posting pun tidak luput dari keisengan jemari ini untuk mempostingnya di blog multiply. Anehnya saya peroleh kepuasan, meskipun jika saya baca-baca ulang saat ini, saya merasa sangat malu dengan ulah jemari ini pada waktu itu.

Tips Membuat Baju Couple Anak Bunda Dalam Waktu Sempit

Hasil akhir


Seorang ibu itu dituntut harus cerdas dan serba bisa. Apalagi kalau anak-anaknya sudah rajin dengan seribu pertanyaan setiap hari. Seorang ibu harus bisa menjadi dictionary yang tidak boleh salah memberikan jawaban. Karena bakal direkam seterusnya dalam memory si anak.

Seorang ibu juga harus bisa memasak makanan favorite keluarga. Termasuk makanan favorite anak. Kalau yang ini saya belum bisa menemukan, makanan apa yang disukai anak saya. Soalnya doi susah banget suruh makan apa saja. Kalo ngemil jajanan doyan.

Naaah kalau soal fashion, seorang ibu, tidak dipaksa kudu bisa menjadi designer dan penjahitnya. Dia hanya cukup memilihkan saja di toko-toko, mana yang cocok buat si anak. Jika bisa membuat sendiri, itu hanya nilai plus saja *menurut saya loh Makkk. 😃

Melibatkan Anak Pada Pekerjaan Harian

Saat ini, tidak sedikit orangtua yang mengeluhkan anak-anaknya yang sudah tumbuh remaja tidak mau atau tidak peduli dengan pekerjaan rumah. Jangankan memasak, membereskan pekerjaan rumah seperti mencuci piring, menyapu atau mengepel, sekadar untuk mencuci pakaian sendiri pun banyak yang masih dilakukan orang tuanya.

Bantu ngirisin bawang


Sebagian remaja lebih memilih sibuk jalan bareng teman-temannya atau sekadar tiduran di sofa sambil bercengkrama dengan ponsel mereka dibanding membantu pekerjaan orang tuanya. Itu bisa disebabkan karena mereka tidak tahu jika seharusnya meteka membantu pekerjaan tersebut. Tidak sedikit yang akhirnya baru menyadari ketika mereka telah dewasa dan tinggal bersama keluarga baru. Suami atau dengan mertua.

Sisi Negatif Ajari Anak Buang Sampah Pada Tempatnya


Mengajarkan kedisiplinan kepada anak sejak dini sangatlah penting. Agar anak terbiasa dengan kehidupan yang tertata. Salah satu contoh sederhana adalah membuang sampah pada tempatnya.



Ketika kami masih tinggal di kota, sejak usianya menginjak 10 bulan Nurul (sekarang jalan 2 tahun) anak kami sudah mulai bisa berjalan. Sejak itulah dia mulai mengikuti kemana ayah bundanya melangkah. Meskipun tertatih dia akan selalu mengikuti. Dan itu kami manfaatkan untuk mengajarinya membawa sampah ke dapur. Belum berhasil. Dia masih belum faham jika diberi sesuatu, apakah itu makanan atau sampah. Yang ada, semua masuk mulut. Baru ketika usianya 14 bulan, dia mulai faham, mana makanan, dan mana bekasnya. Nurul mulai bisa disuruh membuang sampah pada tempatnya. Dan terbiasa, setuap melihat sampah dia akan membawanya ke dapur, dan membuangnya di keranjang sampah. Perkembangan yang sangat menggembirakan tentu.

Rindu Jakarta


FROM JAKARTA - BACK TO LAMPUNG. Rasanya bedaaa banget. Dan lebih terasa dua hari ini karena saya terpaksa harus menginap di rumah sakit. Mamak dan Bapak saya kecelakaan dan harus mendapatkan perawatan medis dua-duanya.



Di rumah tidak ada orang karena kami harus berbagi tugas menjaga Mamak dan Bapak yang dirawat di RS berbeda karena penanganannya juga berbeda. Ayah dirujuk ke RS yang lebih besar, sedangkan mamak masih bisa dihandle oleh RS terdekat.

Atasi Anak Kecanduan Gadget, Pasutri Wajib Kompakan

Yupz! Nomor satu adalah kompakan. Ini wajib, karena kalau suami istri tidak kompakan anak juga akan bingung dan akhirnya akan merasakan kedua orangtuanya beda memberikan perlakuan kepadanya.

Hal ini terjadi kepada anak kami yang baru berusia 23 bulan. Dia kecanduan gadget sejak usianya 15 bulan. Awalnya saya memberikan tontonan Youtube kepadanya agar dia anteng ketika saya tinggal mengerjakan pekerjaan rumah atau sholat. Karena waktu itu saya sering di kontrakan hanya berdua dengannya saja ketika suami bekerja. Pada akhirnya saya tahu bahwa membiarkan anak menonton Youtube terus-menerus berefek buruk baginya. Anak lebih sering kucek-kucek mata, dan repotnya lagi, setiap kali melihat ayah bundanya memegang handphone, dia langsung merengek meminta distelkan Youtube. Lalu mengamuk jika keinginannya tidak dituruti. Anak jadi mudah marah, hingga berguling-guling di lantai.

Selamat Berkat Sholawat

Sesungguhnya Allah dan Malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kalian untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” [Al-Ahzaab: 56]

Diriwayatkan bahwa makna shalawat Allah kepada Nabi sholallahu ‘alaihi wa salam adalah pujian Allah atas beliau di hadapan para Malaikat-Nya, sedang shalawat Malaikat berarti mendo’akan beliau, dan shalawat ummatnya berarti permohonan ampun bagi beliau sholallahu ‘alaihi wa salam (sumber Almanhaj.co.id)

Jika orang banyak membaca sholawat, maka kelak akan peroleh syafaat dari nabi Muhammad sholallahualaihi wa salam. Sebagai hadiah karena telah mendoakan beliau.

Ketika saya masih kecil dulu, ibu selalu berpesan, untuk perbanyak membaca sholawat ketika saya berada di perjalanan. Begitu juga ketika kami mengalami ketakutan.

Berkali-kali di tolak Wanita, Pria Ini Peroleh Istri Lulusan Universitas Terkemuka, Sekaligus Seorang Konsultan Perusahaan

Namanya Musa, terlahir dengan kondisi sempurna dengan anugerah wajah yang lumayan ganteng. Dibekali dengan pemahaman agama yang mumpuni. Musa bisa dikata pria yang layak menjadi idaman wanita. Sayangnya sebuah kecalakaan lalu lintas menjadikannya harus rela kehilangan saraf penggerak di bagian tubuh sebelah kanannya, ketika ia mulai serius untuk mencari pendamping hidup. Jalan hidup Musa pun seketika berubah.

Dengan keadaan seperti itu Musa menjadi sedikit kesulitan untuk mendapatkan seorang pendamping hidup. Setidaknya tidak kurang dari lima kali ia ditolak dengan halus oleh beberapa wanita yang pernah diproses ta'aruf (istilah Islam dalam proses menuju pernikahan) dengannya. Bersyukur, Musa bukan type pria yang mudah menyerah. Meskipun beberapa kali ditolak dengan berbagai alasan, Musa tetap berusaha. Tetap berani mengajukan proposal nikah kepada wanita yang ia yakini bisa mendampingi perjalanan hidupnya.

Sawer Pengantin, Tradisi Berkah Cikarang Utara

Indonesia, negeri tercinta yang memiliki berbagai macam budaya dan adat-istiadat dari berbagai daerah. Di antaranya adat pernikahan.

Sungguh menyenangkan ketika kita berhasil menyaksikan sebuah adat pernikahan yang unik. Salah satunya adalah yang saya temui siang ini (Sabtu, 17 Maret 2018) di wilayah Cikarang Utara.

Bahagia Itu Pilihan. Benarkah?

"Menurutmu, kamu, hidupmu bahagia nggak sih? Hayuu siapa yang berani jawab dengan jujur...



Saya bahagia. Jawaban itulah yang saya berikan ketika salah seorang kerabat menelepon dan menanyakan kondisi saya. Tempat tinggal saya yang juga masih mengontrak petakan tidak luput dari pertanyaannya. Saya menjawab semua pertanyaannya apa adanya, hingga sampai pada pertanyaannya seperti yang tertulis di atas.

"Kalau saya hidup seperti kamu, saya tidak akan bahagia." Lanjutnya. Saya hanya tertawa. Bahagia itu terkadang sederhana, namun tidak sedikit pula yang merasa begitu sulit menggapai bahagia. Dan saya patut bersyukur karena saya telah diberi kebahagiaan.

Orang bilang bahagia itu pilihan. Menurut saya tidak. Bahagia itu takdir.
back to top