Sejak Kenal Uri Cran, Anyang Anyang Kabur Deh!

Anyang-anyangan? Pasti tau duooonggg... Itu loh, rasa kebelet pipis yang menyiksa. *Upz... Hihi... 


http://uricran.co.id

Ya, bagi saya, anyang-anyangan itu sangat menyiksa. Bagaimana tidak, lha wong anyang-anyangan itu sakit saat buang air kecil. Para wanita yang pernah mengalami pasti tahu, seberapa tersiksanya terkena anyang-anyangan (pria juga bisa terkena loh, jadi hati-hatilah kalian).

80% wanita pernah mengalami penyakit satu ini. Sesuatu yang dapat mengganggu keceriaan kita ketika sedang berjalan-jalan atau pun berkumpul dengan teman-teman. Setidaknya itu yang dulu sering saya alami. Ketika sedang bermain, seru-serunya mengobrol, tiba-tiba kebelet pipis yang tak dapat ditahan. Dan begitu jongkok di tempat pipis, ternyata yang keluar cuma seuprit. Begitu berdiri lagi, kebelet lagi. Akhirnya jongkok lagi, yang keluar sedikit lagi. Begitu seterusnya hingga beberapa menit. Belum lagi rasa sakitnya yang menyerang saluran kencing ketika air yang cuma seuprit itu hendak keluar. Ugh, caaapeeekkk...

Anyang-anyangan ? Pasti tau duooonggg... Itu loh, rasa kebelet pipis yang menyiksa. *Upz... Hihi...  http://uricran.co.id Ya, bagi...

Minuman Sehat Pilihan Keluarga

Herbadrink Blog Compeition: Life Style Story with Sari Temulawak


Ramadhan dua tahun lalu, adalah kesempatan pertama saya, menginjakkan kaki di Surabaya. Menikmati Ramadhan bersama keluarga suami. Menikmati suasana segar di perbatasan kota Gresik. Terkadang berkesempatan membantu mertua memasak untuk berbuka puasa, tetapi lebih sering jalan-jalan, atau duduk duduk di atas jembatan perbatasan. Memandangi ikan bermoncong panjang mengapung di atas air keruh yang mengalir pelan. Dan begitu jelang maghrib, kami pulang. Menemukan makanan terhidang sempurna di atas meja. Lengkap dengan minuman manis yang hangat. Hehe... type menantu yang tak patut dicontoh ini mah.

Ramadhan dua tahun lalu, adalah kesempatan pertama saya, menginjakkan kaki di Surabaya. Menikmati Ramadhan bersama keluarga suami. ...

Menikmati Pagi di Kawasan Industri

Mengajak anak jalan-jalan merupakan rutinitas pagi kami saat ini. Hampir setiap hari, usai sholat subuh kami akan mengajak Nurul jalan kaki menyusuri jalan-jalan di sekitar kawasan industri Jababeka.

Nurul sama Ayah


Ini kami upayakan sebagai bentuk olahraga, sekaligus pengajaran bagi Nurul untuk bangun pagi dan sedikit mengenal alam ketika udara masih dingin. Kawasan Industri masih dipenuhi oleh pepohonan besar yang daunnya masih cukup memayungi sekitarnya. Nurul sangat menyukai pepohonan dengan kelebat daun yang bergoyang oleh terpaan angin. Setiap kali diajak keluar, kepalanya akan gerak kanan kiri, dan mendongak terus setiap kali melihat pohon. Dan kami cukup mengatakan, "Itu namanya pohon, Nak. Yang bergerak-gerak itu daunnya."

Mengajak anak jalan-jalan merupakan rutinitas pagi kami saat ini. Hampir setiap hari, usai sholat subuh kami akan mengajak Nurul jalan kaki...