Pages

15 April 2017

Hutang Lunas Secara Ajaib

Hutang. Sesuatu yang melelahkan namun sangat digandrungi oleh semua kalangan. Terutama di kalangan pebisnis karena untuk tambahan modal. Sedangkan untuk kalangan rumah tangga, biasanya ibu-ibu berhutang jika kondisi kepepet untuk kebutuhan sehari-hari. Yang berusaha didapat dari kerabat, teman, dan tetangga. Biasanya pun dalam jumlah yang relatif kecil. Beda dengan pebisnis yang meminjamnya untuk mengembangkan usahanya. Pinjamnya tidak tanggung-tanggung lagi. Bisa mencapai ratusan juta hingga milyar bahkan. Pinjamnya pun bukan lagi ke tetangga, atau teman. Tetapi langsung ke bank.




Pinjaman besar resiko besar, pinjaman kecil resiko kecil. Mungkin begitu yang terjadi dalam dunia pinjam meminjam uang. Yang dipinjam di teman/kerabat/tetangga, toleransi penangguhan lebih banyak. Bisa sampai berbulan-bulan, hingga ke tahun dengan nyaris tanpa masalah. Tidak ada bunga, tidak ada sita-menyita. Bahkan ada yang tidak dibayar. Atau menunda membayar meskipun terkadang diwarnai dengan pertengkaran (yang terakhir resiko kehilangan teman). Sedangkan bila pinjam di bank, maka tidak akan ada penangguhan. Jika waktunya membayar maka wajib membayar jika tidak ingin hutang terus berbunga atau kena denda. Menggunakan agunan yang dipertaruhkan. Dan wajib membayar bunga sekian persen (tergantung kebijakan bank), yang jika tidak dicicil akan semakin memberatkan peminjam. Karena itulah Islam melarang hutang yang memberati ummatnya dengan bunga. Yang di dalam Islam disebut dengan riba. Islam mengharamkan segala sesuatu yang berbau riba.

Ilustrasi dokumen pribadi


Di bawah ini adalah kisah salah seorang sahabat peserta kelas online yang terlibat riba yang mencekik. Usahanya bangkrut ketika hutangnya mencapai angka Rp. 1.000.000.000 (SATU MILYAR)! Ia dan keluarganya jatuh hingga ke titik NOL. Sehingga untuk makan sehari-hari pun tidak selalu mereka dapatkan. Sampai pernah salah satu keluarganya, hingga dua hari tidak bertemu nasi. Hanya makan tepung goreng.

Lalu, bagaimana mereka bisa melunasi hutang bank yang sebesar itu? Silakan dibaca pelan-pelan kisahnya. Semoga menginspirasi.

Pengusaha Sukses
Tahun 2009, hidup kami bisa dibilang mapan. Suamiku adalah pengusaha supliyer makanan ternak (gaplek) konsentrat yang bisa dibilang sukses ketika itu. Diusia suami yang baru 30 tahun, saya 23 tahun, kami punya pabrik sendiri, mobil truk, mobil bak sebagai inventaris perusahaan. Kami sudah punya rumah, mobil pribadi, dan motor. Rasanya, kehidupan yang nyaman menjadi milik kami ketika itu. Kami menikmati masa-masa itu.

Tetapi hal yang tidak pernah terlintas di benak saya terjadi begitu saja. Merenggut semuanya dari saya. Mungkin kami lupa, bahwa semua itu hanyalah titipin dari Allah Subhanahu wa Ta'ala. Dia bisa mengambil kapan pun Dia mau. Dan, itulah yang terjadi. Akhir tahun 2012 , menjadi awal kebangkrutan kami. Padahal waktu itu, kami masih punya tanggungan hutang bank sebesar SATU MILYAR!

Rumah Nana sebelum jatuh


Bermula dari tertangkapnya Fajar (maaf, disamarkan), dan Presiden sebuah partai di Indonesia, terkait impor daging sapi, dan kasus pencucian uang. Langkah pemerintah mengambil keputusan menyetop sapi-sapi dari luar negri saat itu langsung berimbas pada usaha kami. Karena sapi luar tidak ada lagi (adanya sapi lokal, sementara sapi lokal tidak makan sentrat. Makannya rumput), bahan baku di pabrik pada busuk. Yang akhirnya dijual  rugi. Dan banyak yang terbuang. Perputaran usaha pun terhenti. Tabungan mulai terkuras untuk membayar hutang yang dalam satu bulan hampir mencapai 10 juta. Tidak ada pilihan, akhirnya pabrik kami lepas.  Begitu juga truck, mobil bak, semua yang menyangkut investasi  pabrik di lepas untuk membayar hutang. Tabungan di rekening habis, namun belum juga mencukupi untuk melunasi hutang. Pilihan terakhir, rumah dan mobil pun terpaksa dilepas. Sampai-sampai motor juga ikut dijual. Dan itu pun masih tetap belum bisa melunasi semua.

Kami pindah ke kontrakan petak. Menggunakan motor bebek tua yang suaranya, aduhai, prepek prepek, dan suka mogok! Lengkap sudah penderitaan kami ketika itu. Yang ternyata masih panjang harus kami lalui.

Nana bersama buah hatinya


Yang paling menyakitkan adalah, ketika saya harus menyaksikan anak kami yang baru berusia satu tahun ikut mengalami kebangkrutan ini. Minumannya yang sebelumnya adalah susu termahal, harus direlakan turun ke yang sedang. Lalu turun lagi hingga ke yang termurah, dan sampai akhirnya berhenti sama sekali sebelum usianya 2 tahun. Duhai Robbi, remuk rasanya hati ini. Dan ternyata, itu belum seberapa. Hati ini lebih tercabik, ketika harus menyaksikan anak yang belum dua tahun itu tidur dalam keadaan kelaparan. Menangis meminta makan sampai akhirnya ketiduran.

Waktu itu kami tidak punya uang sepeserpun. Mencari pinjaman telah berusaha saya lakukan. Tetapi tak satupun teman dan keluarga bisa memberi pinjaman meskipun hanya Rp. 10.000.

Pada saat seperti itu, tiba-tiba, saya teringat Allah. Cuma Allah yang saya punya. Saudara, temen, dan lain-lain tidak ada yang bisa membantu. Maka kepada Allah lah aku harus meminta. Dia lah satu-satunya yang bisa mengabulkan permintaanku (walau bagaimana saya pernah sekolah di sekolah Islam, sehingga sedikit banyak saya faham tentang agama. Hanya saja selama itu saya telah abai terhadap kewajiban sebagai hamba). Dengan keyakinan penuh, saya menangis kepada-Nya. Semakin tergugu ketika mengingati, masih ada tanggungan hutang bank yang harus kami lunasi. Hutang yang menggunakan rumah orangtua sebagai agunan. Jika saya tidak segera melunasi, maka rumah orangtua bakal disita. Jika sampai di sita, mau tinggal di mana mereka?

Dikejar Debkolektor
Dengan kondisi yang terpuruk itu, suami berusaha mencari kerja. Beberapa lamaran dikirimnya ke beberapa perusahaan. Namun belum satu pun panggilan datang. Demi mempertahankan kelangsungan hidup, akhirnya saya bekerja part time di salah satu tempat kursus matematika. Itulah yang menjadi satu-satunya sumber penghasilan kami. Walaupun gajinya tidak besar, Rp. 600 - 700 ribu perbulan (karena kerjanya seminggu cuma masuk 2x). Lumayanlah bisa buat bayar kontrakan. Sisanya Rp. 200.000 (dua ratus ribu) bisa buat makan semingguan. Walaupun makan sama telor 1 butir dibagi tiga. Irit, tetapi anak saya bisa makan 3x dalam sehari.

Sayangnya, saya tidak bisa bertahan lama kerja di sana. Depkolektor yang mungkin datang ke rumah mencari-cari suami untuk menagih hutang tidak ketemu, bertanya-tanya ke tetangga, dikasih taulah tempat kerja saya yang memang tidak jauh dari rumah. Akhirnya depkolektor itu datang ke tempat kerja saya. Sampai rekan-rekan kerja seperti terganggu dengan telepon dan kedatangan mereka. Akhirnya Ibu bos memanggil saya. Dan memaksa saya segera membereskan masalah ini. Saya sadar diri. Saya harus keluar  dari kerjaan itu.

Setelah  itu tidak ada penghasilan sama sekali. Suami berusaha keluar rumah dengan berjalan kaki berharap pulang membawa uang. Sayangnya, sepeser pun ia tidak mendapatkan uang.  Saya cuma bisa menangis. Menangis kelaparan.

Karena menganggur, saya memilih pergi ke warung ibu setiap hari (kebetulan ibu saya buka warung nasi). Bantu-bantu nyuci piring. Lumayan, saya dan anak saya bisa makan di sana, dan malam, pulang dari warung saya bisa membungkus buat suami. Saat itu suami bisa makan cuma malam hari sepulang saya bantu-bantu ibu jualan. Pernah juga ia sampe dua hari tidak ketemu nasi. Kadang cuma makan terigu di goreng. Yah lumayan, masih ada rizki untuk ganjal perut.

Tanggal 15 September 2015, suami ditelepon ibu. Ada segerombolan orang dari salah satu Bank Pemerintah yang datang. Tanpa berfikir panjang, suami langsung berangkat ke tempat ibu. Padahal cuma punya uang Rp. 1000 yang hanya cukup untuk membeli 2 gelas air mineral. Sedangkan  perjalanan ke tempat ibu membutuhkan waktu 30 menit naik angkot. Karena tidak ada uang, suami tempuh dengan berjalan kaki, selama 2 jam. Begitu sampai di tempat ibu, pihak bank memberitahukan bahwa hutang harus dilunasi. Tidak bisa dicicil lagi. Yaa Allah, uang dari mana? Untuk makan saja tidak ada,. ini harus melunasi sisa hutang bank sebesar Rp. 83.000.000 (delapan puluh tiga juta Rupiah). Sesaaak rasanya.

Toleransi yang diberikan pihak bank hanya 2 minggu.  Bayangkan, dalam kondisi terpuruk, dan benar-benar di titik nol, kami harus ada uang sebesar Rp. 83.000.000. Siapa yang tidak stress? Siapa yang tidak gila? Saya hanya bisa menangis siang malam kepada Allah. Meminta, dan meminta. Siapa coba yang bisa menolong dengan uang sebanyak itu, kalau bukan Allah? Saya yakin, Allah akan membantu saya.

Dan usaha saya tidak sia-sia. Maha benar Allah yang berfirman, "berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu." Allah memberi petunjuk. Ada broadcase soal tahajjud berantai di WhatsApp. Tanpa pikir panjang saya mendaftar (sebenernya sebelum ikut grup ini, aku sudah suka tahajjud tapi tidak rutin).

Tanggal 29 September belum ada bayangan, padahal dateline dari fihak bank tanggal 30 September. Sehari itu saya terus di atas sajadah memohon pertolongan-Nya. Begitu juga malamnya. Uang pegangan yang dikasih ibu kusedekahkan semuanya.

Tanggal 30 September tiba. Hingga jam 11:00 masih belum ada uang. Terasa buntu semua jalan. Sedangkan itu adalah hari penentuan. Jika uang 83 juta tidak disetorkan, maka orangtua saya harus siap keluar dari rumah mereka. Sedih dan bingung membuat saya tetap di atas sajadah, memohon pertolongan-Nya.

Pada saat itulah, tiba-tiba Tanteku datang. Ibu menceritakan apa yang terjadi, dan memberanikan diri pinjem uang kepadanya. Alhamdulillah, Tante memberi pinjaman 20 juta, walaupun hanya diberi waktu seminggu untuk mengembalikan. Masalah belum selesai, karena masih kurang 63 juta lagi. Jam menunjukkan angka 13:00. Belum ada bayangan mau mencari kemana.

Pukul 14:00 tiba. Cemas mulai menghantui. Hingga akhirnya saya pasrah. Menyerahkan segala kemungkinannya kepada Allah. Apapun yang terjadi, pasti yang terbaik dari Allah. Pada saat di titik kulminasi itulah, tiba-tiba keajaiban terjadi. Detik-detik indah pertolongan Allah hadir. Temennya suami yang dulu pernah beli mobil kami, terus menghilang entah kemana, sebelum mobil dilunasi, tiba-tiba transfer. Kekurangan bayar mobil dia lunasi semuanya. Allahu Akbar! Maha benar Allah dengan segala janji-Nya, "ketika gelap semakin pekat, itu tandanya cahaya pagi akan segera muncul".

Dengan tergesa-gesa saya lari ke bank untuk mengejar waktu. Pukul 14:30, bank hampir tutup. Dan saya berhasil melunasi hutang kami! Hutang yang awalnya berjumlah SATU MILYAR akhirnya lunas. Sujud syukur.

Sejak saat itu kami putuskan untuk tidak lagi berhubungan dengan riba! Saya kapok, benar-benar kapok!

Masalah Hutang Kedua
Ya, tentu saja. Setelah urusan dengan Bank selesai, urusan selanjutnya adalah dengan Tante saya. Kami harus bayar hutang ke Tante yang 20 juta dalam satu minggu.

Beruntung, ternyata diluar sepengetahuan saya, mobil bak suami belum dijual. Selama ini cuma di gadai. Suami memasrahkan (minta tolong temennya agar menjualkan mobil bak tersebut. Saya agak tenang. Masih bisa bernafas walau dalam lumpur. Sesak.

Sayangnya, teman suami bukanlah orang yang amanah. Setelah mobil terjual ternyata uangnya justru dibawa kabur. Lemas tubuh mengetahui hal itu. Lagi-lagi, saya menangis kepada Allah. Uang 20 juta itu mau dipakai untuk membayar kontrakan kiosnya tante. Kalau tidak dibayar, maka tante tidak bisa jualan lagi.

Bersyukur waktu itu aku punya komunitas AIH (Aku Ingin Hamil) di Facebook. Dan dari situ, terbentuklah group SISTER di WhatsApp. Biasalah waktu itu saya masih galau.  Masih suka bikin status galau di FB. Dateline bayar hutang sudah datang, tinggal melewati satu malam saja, tapi masih belum tahu bisa dapat uang dari mana. Esok, 06 Oktober 2015, uang Tante sudah harus dikembalikan. Pada saat itulah, lagi-lagi pertolongan Allah datang.

Jam 10 malam tiba-tiba beberapa temen dari group SISTER inbox dan WhatsApp. Mempertanyakan status-status galau yang saya tulis di Facebook. Akhirnya saya ceritakan masalah saya. Tidak menyangka sama sekali, respon teman-teman sangat baik. Padahal hanya kenal di facebook dan beberapa kali ketemuan. Tiga orang memberi pinjaman masing-masing 5 juta. Sebagiannya lagi memberi sumbangan. Subhanallah, walhamdulillah. Jika tidak ada campur tangan Allah rasanya tidak mungkin sesuatu yang mustahil ini terjadi. Temen-teman FB percaya/berani kasih pinjaman sebesar itu. Akhirnya  hutang ke tante pun lunas. Alhamdulillah, sujud syukur.

Selesaikah ujian saya? Ternyata belum. Anak saya sakit demam berdarah. Dan harus dirawat. Walaupun anak saya punya BPJS, tetapi sudah 2 tahun bulanan tidak dibayar. Butuh dana Rp. 1.600.000 untuk melunasi tunggakan, jika ingin BPJS bisa dipakai kembali. Sedangkan saat itu kami baru beres-beres hutang. Tidak ada lagi uang tersisa di dompet.


Nana dengan komunitas SISTER

Lagi-lagi, kepada Allah lah saya datang. Memohon sambil menangis. Untuk kesekian kalinya, pertolongan  Allah datang. Sekali lagi, melalui komunitas SISTER. Mereka patungan untuk membantu saya melunasi tunggakan BPJS anak saya. Subhanallah, semoga Allah mencurahkan karunia-Nya kepada mereka semua.

Alhamdulillah. walaupun  semua ang saya miliki diambil kembali. Tetapi Allah menggantinya dengan dipertemukannya saya dengan komunitas SISTER. Ini merupakan rejeki yang sangat luar biasa.

Tidak lama setelah itu, suami ada panggilan inteview. Saat sedang menunggu wawancara, tiba-tiba temen kerjanya (yang dulu bawahan suami), muncul di depannya. Terkejut tentu saja. Dan ternyata, dia adalah manager di perusahaan  itu. Akhirnya tanpa wawancara suami langsung diterima kerja. Selang 2 bulan suami diangkat menjadi supervisor. Ahamdulillah.

Itulah sepenggal kisah kebangkitan kami dari keterpurukan karena riba. Semoga bisa diambil pelajarannya. Semua yang kami alami tidak lepas dari skenario dan kasih sayang Allah. Mungkin jika tidak begitu saya bukan Nana yang sekarang.

Dulu saya bener-benar jauh dari Allah. Dan Allah memberi teguran kepada saya. Bersyukur teguran-Nya datang ketika saya masih di dunia. Coba kalau sudah di akhirat apa saya masih bisa bertaubat memperbaiki diri?

Dengan begini saya bisa merasakan, bahwa pertolongan  Allah itu nyata. Mukjizat Allah itu ada. Asal kita yakin, pasrah, semua urusan pasti beres. Insya Allah.

*Seperti yang diceritakan oleh Nana Sulistiana

Ida Raihan
Cikarang, Jum'at, 14 April 2017 (22:51)

13 comments:

  1. Terharu bacanya mba... Reminder utk aku juga utk slalu lbh deket ke Allah ..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Mbak. Allah akan menolong jika kita tidak meninggalkan-Nya.

      Delete
  2. Itu komunitas emak emak nya keeceeee bingooo ��. Mau doong gabung hihi hie (biar ketularan kecenya)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yang mana Mbak? Ada tiga komunitas yang disebut di sini.

      Delete
  3. Halo semua,
    Nama saya Roni Dilla Jakarta di Indonesia, saya ingin menggunakan media ini untuk menyarankan semua orang untuk berhati-hati dalam mendapatkan pinjaman di sini, jadi banyak pemberi pinjaman di sini semuanya penipu dan mereka hanya di sini untuk menipu Anda dengan uang Anda, Saya mengajukan pinjaman sekitar 150 juta dari seorang wanita di Turki dan saya kehilangan sekitar 10 juta tanpa mengambil pinjaman, mereka bertanya lagi dan lagi untuk biaya, saya membayar hampir 10 juta masih saya tidak mendapatkan pinjaman, ada menunjukkan kepada saya sekitar 2 kali dari dua wanita yang berbeda di Filipina, saya berharap saya akan bertemu orang yang tepat, tetapi saya tidak.

    Tuhan menjadi kemuliaan, saya bertemu dengan seorang teman yang baru saja mengajukan pinjaman, dan dia mendapat pinjaman tanpa tekanan, jadi dia memperkenalkan saya kepada Ibu Maria Pedro, CEO JAMIN TUNGGU, dan saya mengajukan 420 juta, saya pikir itu adalah lelucon dan penipuan, tetapi saya mendapatkan pinjaman dalam waktu kurang dari 24 jam hanya 2% tanpa jaminan. Saya sangat bahagia karena saya diselamatkan dari kemiskinan.

    jadi saya menyarankan semua orang di sini yang membutuhkan pinjaman untuk dihubungi
    Mrs Maria Pedro melalui email: mariapedroguaranteetrustloan@gmail.com

    Anda masih dapat menghubungi saya jika Anda memerlukan informasi lebih lanjut melalui email: ronidilla5@gmail.com

    sekali lagi terima kasih semua untuk membaca kesaksian saya, dan semoga Tuhan terus memberkati kita semua dan memberi kita umur panjang dan kemakmuran

    ReplyDelete
  4. Saya ingin memulai dengan bersyukur kepada allah untuk karunia hidup.
    Nama saya adalah Yetty Agus dan saya ingin berbagi cerita bagus tentang bagaimana Nyonya Maria kathryn mempercayai perusahaan keuangan yang layak membuat hidup saya manis.
    Saya sedang mengalami kesulitan keuangan untuk beberapa waktu dan saya harus meminjam dari teman-teman saya karena saya berharap untuk membayar mereka kembali setelah menerima gaji saya.
    Dan saat itulah hidup saya berubah menjadi yang terburuk, saya dipecat dari pekerjaan dan saya kehilangan ayah saya pada bulan berikutnya. Setelah ayahku dimakamkan, teman-temanku mulai meminta uang mereka kembali.
    Tetapi ketika saya berpikir hidup saya telah berakhir, saat itulah Allah menggunakan teman saya yang saya temui di bank untuk membantu saya. Teman saya Mr votre, saya menceritakan kisah saya kepadanya dan bagaimana saya dipecat dan pinjaman online yang tidak berhasil. Jadi, dia mengatakan kepada saya bahwa tidak perlu khawatir bahwa dia akan memperkenalkan saya kepada kreditur yang dapat diandalkan yang dia pinjam.

    Jadi, setelah dia memberi tahu saya bagaimana dia mendapatkan pinjaman dari perusahaan keuangan yang layak dipercaya, saya memutuskan untuk menghubungi informasi kontak dari perusahaan keuangan yang layak dipercayai dia memberi saya alamat mereka yaitu: trustworthyfinancialcompanies@gmail.com

    Setelah itu proses persetujuan kredit saya selesai dan saya menerima surat persetujuan dari perusahaan yang menyatakan bahwa saya harus memberikan rincian bank saya. Saya menerima pemberitahuan dari bank saya bahwa rekening bank saya dikreditkan dengan jumlah pinjaman yang saya minta.
    begitulah hidup saya berubah dan saya akan terus berbagi berita sehingga semua orang dapat melihat dan menghubungi perusahaan yang baik yang mengubah situasi saya.
    Anda juga dapat menghubungi saya jika Anda membutuhkan bantuan saya atau Anda ingin bertanya kepada saya tentang bagaimana saya mendapatkan pinjaman saya. Ini email saya: agusyetty03@gmail.com
    Dan di bawah ini adalah detail akun saya yang dikreditkan pinjaman dari perusahaan keuangan yang layak dipercaya,
    Nama Bank: Bank BCA

    Alamat bank: jln.dr.setiabudhi bandung
    Nama akun: Yetty: Agus
    Nomor akun: 2348702338:
    Jenis akun: tahapan BCA

    ReplyDelete
  5. Halo,
    Nama saya Marcia Retnawati dari kota Batan Miroto Semarang di Indonesia, saya ingin menggunakan media ini untuk menyarankan semua orang untuk berhati-hati dalam mendapatkan pinjaman di sini, jadi banyak pemberi pinjaman di sini adalah penipu dan mereka hanya di sini untuk menipu Anda dari uang Anda, saya mengajukan pinjaman sekitar 100 juta dari seorang wanita di Malaysia dan saya kehilangan sekitar 6 juta tanpa mengambil pinjaman, mereka bertanya lagi dan lagi untuk biaya, saya membayar hampir 6 juta masih saya tidak mendapatkan pinjaman,

    Tuhan menjadi kemuliaan, saya bertemu dengan seorang teman yang baru saja mengajukan pinjaman, dan dia mendapat pinjaman tanpa stres, jadi dia memperkenalkan saya kepada Nyonya. Alicia Radu, dan saya mengajukan permohonan untuk 500 juta, saya pikir itu adalah lelucon dan penipuan, tetapi saya mendapatkan pinjaman dalam waktu kurang dari 24 jam hanya 2% tanpa jaminan. Saya sangat bahagia karena saya diselamatkan dari kemiskinan.

    jadi saya menyarankan semua orang di sini yang membutuhkan pinjaman untuk dihubungi
    Mrs. Alicia Radu, melalui email: aliciaradu260@gmail.com

    Anda masih dapat menghubungi saya jika Anda memerlukan informasi lebih lanjut melalui email: Marciaretnawati450@gmail.com

    sekali lagi terima kasih semua untuk membaca kesaksian saya, dan semoga Tuhan terus memberkati kita semua dan memberi kita umur panjang dan kemakmuran

    ReplyDelete
  6. Nama saya Yodika Roni, saya pemilik bisnis dan saya ingin menggunakan media ini untuk menyarankan semua orang untuk berhati-hati dalam mendapatkan pinjaman Internet karena banyak pemberi pinjaman Internet di sini palsu dan mereka hanya berbagi cerita untuk mencuri uang Anda. Bisnis saya menderita karena saya tidak punya uang untuk berinvestasi untuk membuat bisnis saya besar sehingga saya dapat menghasilkan lebih banyak keuntungan dan juga memiliki cabang lain. Jadi, saya memutuskan untuk pergi ke bank saya untuk meminta pinjaman tetapi saya ditolak karena saya tidak memiliki jaminan yang diperlukan bank dari saya untuk meminjam dari mereka.

    Saya akan melalui internet dan saya melihat begitu banyak cerita bagus tentang bagaimana mereka mendapat pinjaman dan mereka memasukkan email untuk dihubungi, jadi, saya memutuskan untuk mencoba jika saya dapat meminjam dari mereka dan saya menghubungi salah satunya. Saya diminta untuk mengirimkan semua dokumen saya dan mereka meminta saya membayar untuk menerima pinjaman, saya membayar total Rp14.000.000 dan saya tidak menerima pinjaman. Dan begitulah hidup saya berubah dari buruk menjadi yang terburuk. bisnis saya berada di garis hancur dan saya berpikir untuk mengambil hidup saya karena tidak ada yang menarik minat saya lagi.

    Tetapi dalam semua yang terjadi pada saya, saya masih berdoa kepada Allah untuk menyelamatkan saya dari masalah ini yang saya telah menempatkan diri ke dalam, saya berdoa kepada Allah setiap hari karena hanya Allah sendiri yang dapat mengubah situasi saya.
    Minggu lalu hari Senin, setelah saya melaporkan apa yang terjadi pada saya kepada polisi, saya pergi untuk memeriksa situs web di mana saya melihat pos wanita yang mencuri uang saya, saya melihat sebuah pos oleh Ny. Sarah Ward yang mengatakan bahwa setiap perusahaan pinjaman tanpa situs web perusahaan legal adalah palsu dan mereka bukan pemberi pinjaman.
    Saat itulah saya menyadari bahwa saya yang membuat kesalahan dan saya seharusnya tidak menghubungi wanita yang mencuri uang saya atas nama perusahaan pinjaman karena mereka tidak memiliki situs web, itu hanya email yang saya lihat.

    Jadi, saya memutuskan untuk mengunjungi situs web pos oleh Ny. Sarah Ward yaitu: www.24hoursfinance.org
    Saya memeriksa situs web dan saya menemukan bahwa itu nyata, jadi, saya mengajukan pinjaman dari perusahaan dan mereka mengirimi saya syarat yang saya setujui. Setelah persetujuan pinjaman saya, saya diminta untuk mengirimkan rincian bank saya yang saya lakukan. Saya baru saja di rumah saya dan saya menerima pemberitahuan dari bank saya bahwa akun saya telah dikreditkan dengan pinjaman saya. Saya sangat bahagia dan saya berjanji kepada Allah bahwa saya harus mengambil waktu saya untuk membagikan cerita ini sehingga orang lain dapat diselamatkan dari tangan para lender yang buruk itu.
    Saya ingin Anda yang membaca cerita saya untuk menghubungi 24HOURSFINANCE jika Anda membutuhkan pinjaman sehingga Anda tidak akan kehilangan uang Anda kepada para pencuri itu. .

    Jadi, saya menggunakan kesempatan ini untuk memberitahu semua orang dari Indonesia dan negara lain yang tepat untuk membaca cerita saya dan dia perlu pinjaman untuk menghubungi
    24HOURSFINANCE Situs web melalui: www.24hoursfinance.org
    Anda masih dapat menghubungi mereka melalui email: 24hoursfinance.org@gmail.com

     jika Anda memerlukan informasi lebih lanjut dari saya, maka jangan ragu untuk menghubungi saya melalui Email: yodikaroni@gmail.com
    Sekali lagi terima kasih atas semua telah membaca ceritaku, dan tolong bagikan ceritamu setelah menerima pinjamanmu dari 24HOURSFINANCE sehingga orang lain dapat diselamatkan dari tangan para pemberi pinjaman jahat itu dan semoga Allah terus memberkati kita semua dan memberi kita umur panjang dan kemakmuran.

    ReplyDelete
  7. Nama saya Yodika Roni, saya pemilik bisnis dan saya ingin menggunakan media ini untuk menyarankan semua orang untuk berhati-hati dalam mendapatkan pinjaman Internet karena banyak pemberi pinjaman Internet di sini palsu dan mereka hanya berbagi cerita untuk mencuri uang Anda. Bisnis saya menderita karena saya tidak punya uang untuk berinvestasi untuk membuat bisnis saya besar sehingga saya dapat menghasilkan lebih banyak keuntungan dan juga memiliki cabang lain. Jadi, saya memutuskan untuk pergi ke bank saya untuk meminta pinjaman tetapi saya ditolak karena saya tidak memiliki jaminan yang diperlukan bank dari saya untuk meminjam dari mereka.

    Saya akan melalui internet dan saya melihat begitu banyak cerita bagus tentang bagaimana mereka mendapat pinjaman dan mereka memasukkan email untuk dihubungi, jadi, saya memutuskan untuk mencoba jika saya dapat meminjam dari mereka dan saya menghubungi salah satunya. Saya diminta untuk mengirimkan semua dokumen saya dan mereka meminta saya membayar untuk menerima pinjaman, saya membayar total Rp14.000.000 dan saya tidak menerima pinjaman. Dan begitulah hidup saya berubah dari buruk menjadi yang terburuk. bisnis saya berada di garis hancur dan saya berpikir untuk mengambil hidup saya karena tidak ada yang menarik minat saya lagi.

    Tetapi dalam semua yang terjadi pada saya, saya masih berdoa kepada Allah untuk menyelamatkan saya dari masalah ini yang saya telah menempatkan diri ke dalam, saya berdoa kepada Allah setiap hari karena hanya Allah sendiri yang dapat mengubah situasi saya.
    Minggu lalu hari Senin, setelah saya melaporkan apa yang terjadi pada saya kepada polisi, saya pergi untuk memeriksa situs web di mana saya melihat pos wanita yang mencuri uang saya, saya melihat sebuah pos oleh Ny. Sarah Ward yang mengatakan bahwa setiap perusahaan pinjaman tanpa situs web perusahaan legal adalah palsu dan mereka bukan pemberi pinjaman.
    Saat itulah saya menyadari bahwa saya yang membuat kesalahan dan saya seharusnya tidak menghubungi wanita yang mencuri uang saya atas nama perusahaan pinjaman karena mereka tidak memiliki situs web, itu hanya email yang saya lihat.

    Jadi, saya memutuskan untuk mengunjungi situs web pos oleh Ny. Sarah Ward yaitu: www.24hoursfinance.org
    Saya memeriksa situs web dan saya menemukan bahwa itu nyata, jadi, saya mengajukan pinjaman dari perusahaan dan mereka mengirimi saya syarat yang saya setujui. Setelah persetujuan pinjaman saya, saya diminta untuk mengirimkan rincian bank saya yang saya lakukan. Saya baru saja di rumah saya dan saya menerima pemberitahuan dari bank saya bahwa akun saya telah dikreditkan dengan pinjaman saya. Saya sangat bahagia dan saya berjanji kepada Allah bahwa saya harus mengambil waktu saya untuk membagikan cerita ini sehingga orang lain dapat diselamatkan dari tangan para lender yang buruk itu.
    Saya ingin Anda yang membaca cerita saya untuk menghubungi 24HOURSFINANCE jika Anda membutuhkan pinjaman sehingga Anda tidak akan kehilangan uang Anda kepada para pencuri itu. .

    Jadi, saya menggunakan kesempatan ini untuk memberitahu semua orang dari Indonesia dan negara lain yang tepat untuk membaca cerita saya dan dia perlu pinjaman untuk menghubungi
    24HOURSFINANCE Situs web melalui: www.24hoursfinance.org
    Anda masih dapat menghubungi mereka melalui email: 24hoursfinance.org@gmail.com

     jika Anda memerlukan informasi lebih lanjut dari saya, maka jangan ragu untuk menghubungi saya melalui Email: yodikaroni@gmail.com
    Sekali lagi terima kasih atas semua telah membaca ceritaku, dan tolong bagikan ceritamu setelah menerima pinjamanmu dari 24HOURSFINANCE sehingga orang lain dapat diselamatkan dari tangan para pemberi pinjaman jahat itu dan semoga Allah terus memberkati kita semua dan memberi kita umur panjang dan kemakmuran.

    ReplyDelete
  8. Halo,
    Nama saya ROBBI dari Cirebon Jawa Barat Indonesia, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada ibu Alicia Radu karena telah membantu saya mendapatkan pinjaman yang baik setelah saya banyak menderita di tangan pemberi pinjaman online palsu yang menipu saya untuk mendapatkan uang tanpa menawarkan pinjaman, saya telah membutuhkan pinjaman selama 3 tahun terakhir untuk memulai bisnis saya sendiri di kota Cirebon di mana saya tinggal dan saya jatuh ke tangan perusahaan palsu di Turki yang telah menipu saya dan tidak menawarkan pinjaman kepada saya. dan saya sangat Frustrasted karena saya kehilangan semua uang saya ke perusahaan palsu di Turki, karena saya berhutang kepada bank dan teman-teman saya dan saya tidak punya orang untuk dijalankan, sampai suatu hari setia bahwa seorang teman saya menelepon Siti Aminah setelah membaca kesaksiannya tentang bagaimana dia mendapat pinjaman dari Ibu Alicia Radu, jadi saya harus menghubungi Siti Aminah dan dia mengatakan kepada saya dan meyakinkan saya untuk menghubungi Ibu Alicia Radu bahwa dia adalah ibu yang baik dan saya harus mengumpulkan keberanian dan saya menghubungi Ibu Alicia Radu dan saya terkejut ketika pinjaman saya diproses dan disetujui dan dalam waktu 3 jam pinjaman saya ditransfer ke rekening saya dan saya sangat terkejut bahwa ini adalah mukjizat dan saya harus bersaksi tentang pekerjaan baik Ibu Alicia Radu
    jadi saya akan menyarankan semua orang yang membutuhkan pinjaman untuk menghubungi email Ibu Alicia Radu: (aliciaradu260@gmail.com) dan saya jamin bahwa Anda akan bersaksi seperti yang saya lakukan dan Anda juga dapat menghubungi saya untuk informasi lebih lanjut tentang Ibu Alicia Radu email saya : (robbi5868@gmail.com) dan Anda masih dapat menghubungi Siti Aminah yang memperkenalkan saya kepada ibu Alicia Radu melalui email: (sitiaminah6749@gmail.com)
    semoga Tuhan terus memberkati dan mencintai ibu Alicia Radu untuk mengubah kehidupan finansial saya

    ReplyDelete
  9. As wr wb... Perkenalkan nama saya Tirta Wijaya saya dari sukabumi..diawali dari kisah hidup saya sebagai penjual asongan di stasiun. umur saya 57thun anak saya 3 istri kerja sebagai pembantu rumahtangga kebutuhan keluarga saya sangat sangat kurang rumah ngontrak itupun bayarnya galih lobang tutup lobang hutang saya menumpuk sampai ratusan juta saya bingung harus bagaimana sementara penghasilan saya hanya untuk makan dan anak anak berhenti sekolah..saya sempat putus asah dan mau mengakhiri hidup saya dgn gantung diri..namun Allah maha pengasih saya bertemu dgn teman saya yg dulunya kerja juga seperti saya d stasiun..namanya pak galih dia menceritakan kesuksesannya berkat bantuan ky eyang keramat'yg pernah memnbantunya menyelesaikan masalahnya..awalnya saya ragu tapi Krn terhimpit ekonomi akhirnya syarat bergabung juga dgn beliau,EYAng KEramat sangat ramah dan bijak membimbing saya sampai pada akhirnya saya bergabung dengan program eyang hanya dlm waktu 3 hari dana penarikan gaib saya 500 juta benar benar ada di depan mata semua utang saya lunas istri dan anak saya kembali sekolah...skrng alhamdulilah saya sudah mampuh buka usaha shoroom mobil dan istri saya buka usaha warung. Terimakasih EYAng KEramat demi Allah dan anak saya ini kisah nyata , jika teman teman mau seperti saya hubungi EYAng KEramat di nomor 082243681909 (aman tanpa tumbal). terimakasih.

    ReplyDelete
  10. Saya ingin mengembalikan semua kemuliaan kepada Allah atas apa yang dia gunakan untuk dilakukan oleh Ibu Alicia Radu dalam hidup saya, nama saya Yetty Sunarsih dari Sandakan di malaysia, saya seorang janda dengan 3 anak, suami saya meninggal dalam kecelakaan mobil dan sejak itu hidup telah menjadi sangat kasar bagi saya dan keluarganya dan saya telah mencoba untuk mendapatkan pinjaman dari bank-bank di malaysia dan saya ditolak dan dikurangi karena saya tidak memiliki jaminan dan tidak bisa mendapatkan pinjaman dari bank dan saya sangat sedih
    pada hari ini yang setia ketika saya melalui internet, saya melihat kesaksian ROBBI bagaimana dia mendapatkan pinjaman dari Ibu Alicia Radu dan saya menghubungi dia untuk bertanya tentang Ibu dan bagaimana benar pinjaman dari Ibu Alicia Radu dan dia mengatakan kepada saya bahwa benar dan saya menghubungi Ibu Bunda Alicia Radu dan mengajukan permohonan pinjaman dan pinjaman Saya diproses dan disetujui dan dalam 24 jam saya mendapat uang pinjaman saya peringatan di akun saya dan ketika saya memeriksa akun saya, pinjaman saya masih utuh dan saya sangat bahagia dan saya bersumpah bahwa setiap perusahaan yang meminjamkan pinjaman saya akan memberikan deskripsi perusahaan, jadi saya ingin menggunakan media ini untuk menyarankan semua orang yang membutuhkan pinjaman untuk menghubungi Ibu Alicia Radu melalui email: (aliciaradu260@gmail.com) dan Anda juga dapat menghubungi saya melalui email saya: (yettysunarsihs850@gmail.com) untuk informasi dan juga teman saya Annisa Barkarya melalui emailnya :( robbi5868@gmail.com)

    ReplyDelete
  11. Halo,
    nama saya Siti Aminah dari Indonesia, tolong saya sarankan semua orang di sini harus sangat berhati-hati, karena ada begitu banyak peminjam pinjaman palsu di internet, tetapi mereka masih yang asli di perusahaan pinjaman palsu. Saya telah ditipu oleh 4 pemberi pinjaman, saya kehilangan banyak uang karena saya mencari pinjaman dari perusahaan mereka. Saya hampir mati dalam proses karena saya ditangkap oleh orang karena berhutang.

    Saya hampir menyerah sampai saya meminta saran dari seorang teman yang memperkenalkan saya kepada pemberi pinjaman asli dan perusahaan yang sangat andal yaitu Ibu Alicia Radu yang mendapat pinjaman saya 800 juta rupiah Indonesia dalam waktu kurang dari 24 jam Tanpa ada tekanan dan pada suku bunga rendah 2%. Saya sangat terkejut ketika memeriksa rekening bank saya dan menemukan jumlah pinjaman yang saya minta telah ditransfer ke rekening bank saya tanpa penundaan atau kekecewaan apa pun sehingga saya berjanji bahwa saya akan berbagi kabar baik sehingga orang dapat memperoleh pinjaman dengan mudah tanpa tekanan dari Ibu Alicia Radu

    Saya ingin Anda mempercayai Ibu Alicia Radu dengan sepenuh hati karena ia sangat membantu dalam kehidupan dan kehidupan finansial saya. Anda harus menganggap diri Anda sangat beruntung memiliki kesempatan untuk membaca kesaksian ini hari ini. Jadi, jika Anda membutuhkan pinjaman, hubungi ibu Alicia Radu melalui email: (aliciaradu260@gmail.com)
    Anda juga dapat menghubungi saya melalui email saya: (sitiaminah6749@gmail.com) jika Anda memerlukan informasi tentang bagaimana saya mendapatkan pinjaman dari Ibu Alicia Radu, Anda sangat bebas untuk menghubungi saya dan saya akan dengan senang hati menjawab Anda karena Anda juga dapat membantu orang lain setelah Anda menerima pinjaman Anda.

    ReplyDelete