BLANTERVIO103

Cara Ampuh Membasmi Kutu Rambut

Cara Ampuh Membasmi Kutu Rambut
26 January 2023

 

Cara-ampuh-membasmi-kutu-rambut


Cung, siapa yang pernah memiliki pengalaman terjangkiti kutu rambut?


Mahluk kecil penghisap darah, berwarna hitam,  dan tidak sera-merta disadari ketika sudah hinggap di kepala ini juga disebut sebagai serangga parasit. Yah karena doi menghisap darah.


Dari beberapa kali pengalaman, gatal yang disebabkan oleh kutu sebenernya bisa dibedakan dengan gatalnya rambut kotor, atau ketombe. Gatalnya gigitan kutu, terkadang ada selingan seperti sesuatu berjalan di kulit kepala. Pada saat seperti itu, biasanya kutu sudah beranak pinak di kepala.


Keberadaan kutu rambut sangat mengganggu. Bisa dipastikan rambut menjadi cepat kotor, terasa gatal luar biasa, terkadang panas, bahkan hingga menimbulkan lecet-lecet di kulit kepala. Yang paling menjengkelkan, orang yang sudah tertulari kutu, akan terus-menerus garuk-garuk kepala. Sehingga bisa menimbulkan rasa jijik orang di sekitarnya. Ugh...


Zaman saya kecil dulu, kutu di rambut saya jumlahnya sudah tak terhitung lagi. Hampir setiap helai rambut dipenuhi oleh telurnya (liso/nit/nimfa). Titik-titik putih sudah seperti gula yang diawur di antara helai rambut. Sungguh tidak enak dipandang! Akibatnya, beberapa anak dilarang bermain dengan saya oleh orang tua mereka. Huhu, takut tertulari kutu, Gaes.


Sekarang saya sudah mempunyai anak. Saya merasakan apa yang dirasakan oleh sebagian para orang tua yang khawatir di zaman itu. 


Cara Kutu Rambut Menular


Salah satu cara kutu rambut menular


Meskipun kutu tidak bisa terbang dan melompat, tetapi binatang yang tidak lebih besar dari biji wijen ini bisa berjalan dengan sangat cepat. Sehingga ianya sangat mudah menular. Jangan berpikir anakmu tidak memiliki kutu lalu kamu santai saja. Sungguh, saat anak-anakmu bermain di lingkungan sekitar rumah, jika di antara teman-temannya ada satu saja yang memiliki kutu rambut, bisa dipastikan anakmu pasti akan memilikinya juga. Segera periksa jika mendapati mereka menggaruk-garuk kepala!


Saat bermain bersama, anak-anak suka saling berdekatan, bahkan terkadang kepala saling menempel. Hal itu akan memudahkan kutu merambat ke rambut anak lainnya.

 

Kutu di Kepala Anak-Anak


Sejak saya hengkang dari kediaman masa kecil, lambat laun kutu di kepala saya mulai berkurang kemudian habis sama sekali. Bahkan saya sempat lupa kalau dulu pernah memiliki kutu terbanyak di kampung.


Berpuluh tahun kemudian, anak sulung kami sudah akrab dengan lingkungan sekitar rumah. Saya tahu beberapa di antara anak-anak memang ada yang memiliki kutu. Sampai kemudian, terjadi. Anak Sulung kami terus-menerus menggaruk kepala. Saat saya mencurigainya, ternyata sudah agak terlambat! Ketika saya periksa, telur kutu sudah banyak menghiasi rambutnya.  Saat saya buka-buka lebih dalam lagi, saya peroleh beberapa kutu besar. Tidak tahan dengan keadaan itu, keesokan harinya, saya membeli serit di Abang-Abang yang lewat depan rumah. Hasilnya, ada 52 ekor kutu yang saya dapatkan di rambut Anak Sulung!


Apakah kutu habis setelah itu? Tidaaak Mak Emak! Masih jauuuh…


Ketika saya serit rambut adeknya, 14 ekor kutu dari kepalanya. Kemudian 14 ekor juga dari kepala saya. Daaan saat ayahnya pulang kerja, saya pinta ia untuk menyerit juga, yang kemudian ditemukan tiga ekor di kepalanya. Padahal rambutnya sangat pendek. Huhu berasa layak peroleh predikat peternak kutu. Wakakakakak.


Bagaimana bisa kami sekeluarga tertulari kutu? Tentu saja. Sangat mudah, karena kami tidur di ranjang yang sama, bantal yang sama. Jadi, ketika salah satu dari kami ada yang memiliki kutu, sudah pasti akan menyebar dengan sangat cepat.


Upaya Membasmi Kutu Rambut



Beberapa cara saya lakukan untuk membasmi kutu di rambutnya anak-anak. Baik saya maupun ayahnya hampir setiap hari dua tiga kali menyerit rambut kami semua. Saya juga sengaja meluangkan waktu untuk mengambil telur-telur kutu di rambut mereka. Alhamdulillah sempat habis, dan rambut kami beraih kembali. Sayangnya itu tidak berlangsung lama. Sekitar 2 bulan kemudian, kutu kembali menyapa anak-anak.


Berikut adalah beberapa cara yang kami lakukan untuk membasmi kutu rambut. Saya mencoba dengarkan apa kata orang sambil googling, untuk mencari info cara ampuh membasmi kutu rambut. Baik secara alami maupun campuran (lawan kata alami untuk ini apa ya Gaes? 不不不)


Diserit 


Cara mudah membasmi kutu rambut secara alami adalah, dengan menyerit setiap hari.


Rambut anak sulung kami sangat licin, sehingga sedikit menyulitkan ketika diserit. Serit menjadi kurang efektif karena seolah kutu tidak tersangkut karena sangking licinnya. Apalagi rambut dia sangat tebal dan hitam. Solusinya, kami menyerit setiap kali rambutnya habis dikeramas. Dengan rambut yang basah, kutu tidak bisa banyak bergerak, sehingga lumayan ngaruh, kutu bisa terbawa serit. Sayangnya ini memberi pekerjaan dua kali, karena kutunya pada menempel di sela-sela serit, dan tidak mau keluar jika hanya dihentakkan. Butuh upaya lebih untuk mengeluarkannya.


Menggunakan Campuran Kapur Semut Dan Minyak


Cara efektik lainnya, membasmi kutu rambut secara ampuh adalah, dengan menggunakan campuran kapur semut yang sudah dihaluskan, dan dicampur dengan minyak. Namun saya TIDAK MENGANJURKAN cara ini, apalagi jika digunakan kepada anak-anak. Selain rasanya tambah gatal dan panas saat proses mendiamkan, menunggu kutunya pada mati, khawatir itu akan melukai kulit kepala. Plus, khawatir tidak aman untuk rambut. Sekali lagi, saya tidak menganjurkan, meskipun saya sendiri sempat menggunakannya atau cerita beberapa orang yang pernah melakukan.


Menggunakan Minyak Zaitun


pic: pexels

Awalnya saya menggunakan minyak zaitun agar memudahkan proses pembuangan telur kutu,  tetapi siapa sangka jika cara ini ternyata sangat menyulitkan para kutu.


Setelah saya balur rambut Kak Sulung dengan minyak zaitun, kutu pada anteng seperti mati di tempat. Telur kutu juga lebih mudah untuk dilepaskan dari rambutnya. Penasaran, saya pun mencari info. Ternyata minyak zaitun terbukti ampuh untuk menghilangkan kutu rambut secara alami. Sepertinya kutu sangat membenci minyak zaitun, karena cairan tersebut dapat membuatnya pingsan, dan jika cukup waktu, bisa membuatnya mati.


Menggunakan Obat Kutu


Zaman sekarang, obat kutu sangat mudah ditemukan. Baik di toko offline sekitarmu, maupun di platform e - commerce. Kamu tinggal pilih saja mau jenis apa yang cocok dan aman untuk kulit kepala dan rambut.


Pergi Ke Salon



Pergi ke salon juga tidak buruk.


Sewaktu saya belum mencoba minyak zaitun, kami sempat membawa Kak Sulung ke salon untuk menghilangkan kutu rambut di kepalanya. Hal itu kami lakukan karena merasa tidak tega melihatnya terus menggaruk kepala di segala medan. Tidak peduli sedang berada di kerumunan banyak orang. Selain malu, anaknya juga pasti kesal dengan rasa gatal itu.


Di salon, Kak Sulung diperlakukan sama seperti customer pada umumnya, dikeramas, lalu diberikan obat. Anaknya senyum-senyum donk saat duduk di kursi, depan cermin, menjalani perawatan. Itu merupakan pengalaman pertama baginya, di sepanjang lima tahun perjalanan hidupnya.


Alhamdulillah kutu pun bisa dibasmi hingga telur-telurnya.


Potong Rambut Pendek


Ini adalah pilihan akhir jika terpaksa, karena semua cara sudah tidak berhasil. Semoga tidak sampai mengalami proses seperti ini ya. Kasihan kan kalau rambut anak cewek harus pendek banget hanya gara-gara kutu? Pasti akan ditertawakan teman-temannya. Bisa down jika tidak kuat mental.


Berbeda dengan orang dewasa yang bisa saja, memakai penutup kepala sepanjang hari. Kalau anak-anak mana bisa. Ye kan?


Jadi, kamu punya pengalaman apa dengan para kutu, Mak?

Share This Article :
Ida Raihan

TAMBAHKAN KOMENTAR

Click here for comments 31 comments:

  1. Kutu rambhut memang bikin kepalanah gatal. Dari pada diobati dengan bahan kimia lebih baik diobati secara herbal.

    ReplyDelete
  2. duh kutu di rambut emang ganggu banget dan biasanya emang banyak ada di kepala anak-anak. biasanya aku pake jalur ninja aja kak, yaitu potong pendek! hahaha. maklum anakku cowok semua, jadi udah deh potong pendek aja terus rajin keramas

    ReplyDelete
  3. Tentu saja aku pun pernah kutuan waktu kecil. Wkwkwk...Dulu pakai obat kutu, Peditox sih. Mayan ampuh. Ada juga yang nyaranin, pakai kapur barus bubuk. Kebayang panas euy. Jaga kebersihan sih udah paling bener. Ke salon OK juga tuh, sambil treatment.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ah iyaa peditox. Aku pernah pakai ini. Kalau di anakku sempat kutuan waktu masih balita jadi ga ku kasih obat ini. Alhamdulillah kutu mampus kena VCO, minyak kelapa. Haduh sebelumnya banyak banget dan mudah menular, kan. Kutunya bisa lompat jauuuh.

      Delete
  4. kutu rambut tetep eksis meski sudah 2023 yaaa, wkwkwk. Dulu waktu kecil aku juga kutuan, dan nyiksa banget kalo pas siang-siang dan panas pula. langsung cekit-cekit gatal ga karuan.

    ReplyDelete
  5. Punya donk...kalo 1 aja kena serumah auto kena juga deh kutu ini. Anak-anak terbebas dari kutu setelah rajin renang mak..hehe..sebelumnya aktif renang aku rajin nyemprotin minyak kayu putih ke kepala anak-anak.sukses bikin kutu rambut mati kutu..

    ReplyDelete
  6. Biasanya anak2 yg kerap tertulari
    Dari teman main ya mba.
    Makasi tipsnya mbaa

    ReplyDelete
  7. Saya pernah Mbak, gara-gara tertular dari putriku sehabis menginap di rumah saudara sepupunya. Dia juga ketularan dari sepupunya itu. Duh, sangat menyiksa, tapi saya gunakan sisir kutu sih terus pakai sampo yg dibiarkan beberapa waktu baru bilas rambut. Alhamdulillah sedikit demi sedikit kepala bebas dari kutu.

    ReplyDelete
  8. anak2ku sempat tertular kutu rambut dan lumayan bikin PR klo habis liburan di kampung tidur bareng sama sepupu-sepupunya. Pasti pulangnya kutuan, tapi drpada repot biasanya aku langsung kasih obat kutu aja mba, dan hasilnya lumayan ampuh sih

    ReplyDelete
  9. inget dulu waktu kecil dikasi obat kutu semua satu rumah biar ga saling nular. sempet anaku kena kutu waktu sekolahnya di tengah kebon. ritual pake obat kutu sekeluarga pun terulang :D

    ReplyDelete
  10. Iyes.
    Diserit adalah upaya mamak aku dulu untuk membasmi kutu rambut ketika aku dan adikku cewek nomor dua masih SD.

    ... dan mencapai puncak, saat adikku nomor 2, saking banyaknya telur kutu rambut, doi pun dibotak. pelontos.

    Iya, kamu tidak sedang salah baca. Gundul pelontos, Tos!

    Kalau aku cukup dikasih obat kutu saja, karena belum parah.

    Alhamdullillah perlahan si kutu pun minggat!

    ReplyDelete
  11. Waktu kecil aku juga pernah kutuan. Trus pas anakku kecil, pernah juga. Kayaknya kalau anak2 uda mulai main2 sama temen, ada saja kemungkinan kena kutu ya.. Entah deh kalau lingkungannya high gitu, ada kutu ga ya di antara mereka hehehe. Aku malah belum pernah pakai obat2an. dulu manual aja pakai serit dan pakai tangan. Belum terlalu parah, jd masih bisa dg cara itu. Ak jga baru tau kalau minyak zaitun bisa bikin kutu pengsan hehehe.

    ReplyDelete
  12. Pernahh ngalami habis mudik.lebaran 2019 pada gatalan terutama saya dan anak cewek padahal pake hijub, mana gatal kutu gedhe2....langsung basmi pake serit obat bbrp kali...

    Taunya ketularan nenek suami itupun dibahas pas mudik.lagi, sampai nenek suami rambutnya di gundul saking kutunya banyak banget....inget itu mrinding

    ReplyDelete
  13. katanya memang rentan ya usia anak-anak segitu tuh pasti ada kena kutunya gitu lho, aku jadi inget jaman kelas 1SD banyak teman2 yang kutuan dan takut banget ketularan. Kalau udah gatal, kulit kepala jadi memerah ya

    ReplyDelete
  14. Aduh aku bayanginnya jadi geli mbak, berasa ikut gatal kepalaku. Kepikirnya digundulin aja biar cepet tuntas haha Tapi iya sih kalau anak-anak kasihan lah ya digunduli. Dipotong pendek aja paling.

    Baru tahu kalau minyak zaitun ampuh buat basmi kutu.

    ReplyDelete
  15. Waktu kecil kepalaku juga kutuan. Dan sekarang anakku semenjak sekolah malah ada telur kutu, padahal sebelumnya gak ada. Ternyata bisa pakai minyak zaitun ya, Mba. Kebetulan ada di rumah. Nanti coba ah.

    ReplyDelete
  16. jadi inget sewaktu SMP aku pernah kutuan rambutnya, lalu dibersihin sampai dikasih baygon yang cair itu trus sampoan berkali-kali hahahaha ya ampun

    ReplyDelete
  17. aku belum mengalaminya, tapi pernah teman mainku ada kutunya. Terus si mbak di rumahku tau, aku langsung gak boleh main keluar karena khawatir tertular dari mereka. Itu si mbakku dulu sampai ngecekin kepalaku dan adikku. Alhamdulillah saat itu bersih.

    ReplyDelete
  18. Biasanya kutu2 ini menghampiri anak2 ya mak.. kalau tidak salah sih kapur barusan bahaya juga untuk diterapkan di kepala yaa.. bisa pakai obat kutu saja, sudah byk yaa skrng..

    ReplyDelete
  19. Kutu rambut ini memang menjengkelkan ya mbak, gampang banget nularnya. Saya pun dulu waktu kecil juga banyak kutunya, seingat saya dulu nggak ada perlakuan khusus dari ibu sih, entah kenapa kutunya bersih sendiri

    ReplyDelete
  20. Aku pernah dong kutuan, hahahaa kok bangga sih, ihhh. Anakku ada yang pernah kutuan juga ya gara-gara ketularan teman mainnya. Akhirnya satu RT membasmi kutu bareng bareng. Mau nuduh anak siapa nularin siapa ya nggak bisa. Kalo mengingat saat itu sampai ngakak. Namanya anak-anak kalo main kan pasti ya ada pelukan, apalagi jaman anakku dulu belum ada media sosial. Mainnya ya permainan tradisional, kadang engklek, petaik umpet, ataugobak sodor gitu. Tapi ya untungnya wabah kutu SERAT cukup sekali, abis itu akan sih. Aku dulu ngobatin pakai obat kutu niat cepat ilang, sama potong gundul. Anak cowok mah gampang ya

    ReplyDelete
  21. Jadi ingat anak gadisku 3 bulan yang lalu shooting film di hutan. Mereka tidur rapat-rapat seperti tenda seadanya. Pulang ke Jakarta banyak kutunya. Pake peditok beberapa botol & serit akhirnya bisa hilang deh

    ReplyDelete
  22. Pengalaman aku membasmi kutu di rambut anak perempuanku adalah : sabar - super super sabar - tiap hari ditutup dan dibalurin minyak kayu putih hahhahaa .. dan ini efektif loh mbak

    tapi ga bisa sekali ya, kudu beberapa kali juga - cegah si telurnya berkembang biak

    ReplyDelete
  23. Aku nggak pernah punya pengalaman kutuan sih. Jd sampai sekarang masih kurang relate kalau bahas kutu rambut. Tp kayaknya emang kutu rambut gampang nular ya. Ada langkah pencegahan ga mbak?

    ReplyDelete
  24. Mbak, kamu ngitung kutu-kutu di rambut anakmu? Gabut banget, hahaha

    Aku udah gak asing sama kutu. Pas kecil sering punya apalagi masa sekolah. Soalnya hidup sama orang banyak. Udah ku basmi di rumah. Pas balik ke tempat ngaji, ya ada lagi. Well, sekarang tentu saja sudah hilang

    ReplyDelete
  25. Aku nangiiiss..
    Pernah banget ngalamin ini.. Karena anakku fullday kan jadi ada acara bobok siang tuh, pulang-pulang bawa oleh oleh kutu ini deh..

    Semoga gak kena lagi..
    Soalnya ngebersihinnya susah banget.

    Berbagai cara aku coba sampai kasih minyak kayu putih dan cekit-cekit kegatelan anaknya.

    Paling enak ke salon siih..
    Tapiiiii.. SUMVAH biayanya bikin dompet nangiiisss..

    Dan itu gak jamin bener-bener bersih ya.. Soalnya suka ada aja tuh telur yang belum keambil. Mengingat rambut anak pertamaku tebeeell banget.


    Duh, pusing deh...kalo berkutu ini.

    ReplyDelete
  26. Anak2 rentan ketularan perkutuan ini dari temannya ya.
    Alhamdulillah
    Ada solusi yg bs diterapkan

    ReplyDelete
  27. Kalau jaman saya kecil memang kutu itu menjadi biang keladi rambut gatal buat anak2 ya, Mba. Tapi kutu itu bukannya mudah mati ya, Mba kalau kita sein keramas?

    Jaman dulu sih wajar krn sampo belum banyak. Tapi skrg bukannya dah banyak, Mba?

    Kok saya jadi ikutan gatal ya baca kakak diaerit sampai dpt 52 kutu.. Rajin bener ngitunginnya.. Xixixi..

    ReplyDelete
  28. Aku dulu juga beberapa kali mengalami rambut ada kutunya, Mbak. Yg terparah ya pas jadi relawan di panti asuhan, karena sering tidur bareng adik2 panti. Kalo pas pulang trus nyerit rambut, dapet banyakkk tuh kutunya. Hahaha.
    Seingetku dulu aku obatin pake Peditok, deh. Tapi bener2 ulangnya ya pas udah keluar dari panti, sih :)

    ReplyDelete
  29. Dulu pas kecil aku pernah mbaaaa, dan itu hara2 mudik ke Sorkam, nginep di rumah sepupu, yang ternyata kutuan 不不. Ga heran juga Krn dulu orang2 di sana aja msh mandi di sungai yg aku liat pun ga bersih2 amat .

    Mana rambutku dulu tebel. Mama pake peditox sih, ampuh banget.

    Pas udh punya anak, si kakak sempet ketularan dari temennya. Aku pakein peditox juga biar cepet. . Sekarang udh bersih untungnya. Memang nyebelin bgt kalo udh kena kutu. Malunya itu sih. Dan geli jugaaaa. Belum lagi rambut jadi bau. Ada temen sekolah pas SD sampe dijauhin Krn ya itu, dia kutuan dan banyak. Bingung juga kenapa ga dibasmi

    ReplyDelete
1897012769711992300