10 December 2018

Pekerjaan Rumah Yang Kusukai



Tema hari ke 21 ini membuat saya harus berfikir keras. Yaitu mengenai pekerjaan rumah tangga yang kusukai. Emang ada? Maka itu saya harus berfikir keras untuk menemukannya dan coba menilik kata hati. Selama berumah tangga selama ini, saya dan suami saling bekerja sama. Mencuci pakaian sering bersama-sama. Mencuci perabot dapur, juga sering suami yang mengerjakan. Apalagi urusan menyapu dan memgepel. Ini saya maales banget. Plus nyetrika, itu pekerjaan yang paaling tidak saya sukai. Jadi apa dong yang disukai? Nah sekali lagi, itu yang sedang saya pikirkan sedari tadi. Dari subuh, sejak begitu mengetahui tema hari ini. Kalau boleh jujur nih ya, kayaknya hampir nggak ada tu pekerjaan rumah tangga yang saya sukai. Hehe…Tetapi, sebagai ibu rumah tangga, pekerjaan rumah, suka tidak suka tetaplah harus diakrabi. Hikz, hikz...


Naah… kalau terpaksa harus memilih pekerjaan apa yang setidaknya tidak terlalu males dan sebel mengerjakannya, maka, mencuci bajulah pilihan saya. Hanya mencuci hingga menjemur. Urusan melipas dan nyetrika udah beda lagi. Musuh ini mah. Makanya punya rencana kalau sudah diberi kemampuan buat bayar orang, urusan ngelipet pakaian ini pasti bakal saya serahkan ke orang lain. Soalnya kadang pakaian dari jemuran di tangan saya tu bisa sampai berpindah lagi ke tempat pakaian kotor sebelum sempat dilipetin. Begitu angkat jemuran langsung taruh di keranjang, dan kalau mau pakai  ya ambil di situ. Hehe… kebangetan banget yah sayah.



Kedua, pekerjaan yang saya sukai adalah memasak. Memasak di sini bukan masakan sehari-hari ya, tetapi masak resep baru biasanya. Entah itu camilan, lauk, atau-kue kue. Karena saya suka bereksperimen di dapur. Dan suka mengololeksi alat-alat masakan yang sekiranya bakal saya butuhkan kelak kalau bebikinan. Seperti alat decorasi cake, dan cetakan kue lainnya.
Apalagi yah? Kayaknya dua itu saja sih yang saya sukai. Yang lainnya belum bisa saya temukan.

Itu saja cerita saya mengenai urusan pekerjaan RT mah. Kalau emak-emak pasti beda kan yah. Hayuuk boleh atuh diceritakan.

No comments:

Post a Comment