27 November 2018

Lima Hal Yang Wajib Ada Dalam Tas



pexel.com


 Setiap bepergian, bisa dipastikan orang akan membawa tas kemana pun mereka pergi. Baik itu tas ransel maupun tas tangan. Besar maupun kecil. Itu karena ada beberapa barang yang tidak bisa mereka tinggalkan kemana pun kaki melangkah. Di antara barang-barang tersebut, inilah benda yang tidak boleh terlewatkan di dalam tas versi saya sekarang setelah menjadi ibu rumah tangga. Beda donk sewaktu masih lajang dulu.

1.       Dompet. Yupz! Isinya memang tidak melulu uang, tetapi dompet ini sangat penting meskipun sekadar buat nyelipin struk belanjaan. Uang sih biasanya minim di dompet mah. Hihi…
Bisanya di dalam dompet ini akan berisi banyak jenis kartu. Entah kartu ATM, kartu BPJS, KTP, mapun SIM (Saya sih belum punya SIM, soalnya belum bisa nyetir motor sendiri).

2.       Charger Ponsel. Nah kalau yang kedua ini gak boleh nggak. Kemana-mana harus dibawa. Soalnya kan apalah artinya keindahan di luar sana jika tiada bisa diabadikan. Dan salah satu untuk mengabadikannya yang paling praktis saat ini adalah dengan menggunakan ponsel. Jadi charger kudu dibawa siapa tahu bakal kehabisan daya ketika berada di luar rumah. Bisa tu numpang ngecas di station kereta, di pesawat (yaelahh emang mau naik pesawat. Hihi…). Loh kok gak bawa power bank aja? Nah itu dia masalahnya, beberapa kali dapet power bank belum pernah tu ada yang awet. Begitu juga ketika beli. Sempet kecewa, jadi dah males beli power bank lagi. Sayang duitnya. Mending buat beli charger yang bagus.

3.       Stelan pakaian anak. Nah ini emak-emak banget kan? Untung aja tasnya ransel jadi bawa-bawa sepaket pakaian anak, dari celana dalam, celana luar, kaos dalam, baju, segala pun muat. Ini karena anak dua tahun saya lagi dilatih untuk lepas pampers, Mak. Jadi buat jaga-jaga aja kalau-kalau dia ngewesh ketika belum sempet dibawa ke toilet. Kan gak seru kalau kita jalan-jalan di mall terus anak bau pesing gegara ngewesh di celana terus gak segera diganti.

4.       Air minum. Bagi saya sih fungsinya bukan sekadar buat minum aja. Tetapi sekaligus buat jaga-jaga kalau anak pipis dalam keadaan jauh dari toilet. Jadi dicebokin pakai air minum. Hehe…
Dan saya juga type yang parnoan, ketika mendengar ada air minum yang kurang higienis, dipalsukan, maka saya sudah tidak berani sembarangan beli lagi kecuali sangat terpaksa. Karena itu saya memilih membawa sendiri dari rumah. Juga, dengan membawa air dari rumah, maka kita tidak menyumbang sampah untuk lingkungan, karena botol yang saya gunakan sudah pasti bakal saya bawa pulang lagi untuk keperluan bawa air jiks bepergian lagi berikutnya.

5.       Minyak kayu putih. Ini buat persediaan saja. Biasanya saya butuhkan jika toba-tiba mual dan perut merasa tidak nyaman. Apalagi dalam keadaan hamil muda, sedikit-sedikit mual karena mencium bebauan yang tidak cocok untuk hidung. Dengan menghirup minyak kayu putih, biasanya akan sangat membantu menetralisir pernapasan kembali.

Ini bawaan waktu masih single


Itulah lima hal yang wajib ada di tas saya jika bepergian. Ah iya, tissue juga termasuk yang wajib juga sih, tetapi karena ini tugasnya menyebutkan lima hal saja, jadilah lima hal tersebut di atas barang-barang yang wajib ada dalam tas ketika bepergian. Sudah sangat ramping dibanding ketika saya belum menikah dulu. Jika dulu perlu sikat gigi, kertas, pulpen, qur’an, palstik kresek (ini juga ampek sekarang masih dink) laptop. Dan lain-lain. Sekarang sudah tidak lagi mmeerlukan barang sebanyak itu untuk mengisi tas sayah. Bagaimana denganmu, Mak?

No comments:

Post a Comment