Pengalaman Pertama Naik Commuterline Surabaya - Gresik
"Commuterline Surabaya, Commuterline Gresik, Nyamannya Naik Commuterline"
Halo Haiii… kali ini saya mau cerita tentang pengalaman pertama naik Commuterline Surabaya.
Jadi sebenarnya ini adalah planning sejak beberapa hari sebelumnya kalau saya akan ada acara di Surabaya. Tepatnya di Hotel Morazen Surabaya.
Karena saya jarang sekali bepergian jauh, jadi bisa dikata tidak paham sama sekali rute menuju Surabaya. Untungnya suami saya bisa dibilang melek teknologi, sehingga saya bisa dengan mudah meminta bantuannya untuk mencari info menuju tempat tersebut.
“Loh katanya Mbak Ida tinggal di Surabaya, kok masih bingung?”
Hehe.. Memang. Tapi yah begitulah. Saya yang dulu selalu suka merasa tenaga tersedot habis setiap kali usai bertemu orang banyak, tetap merasa sendiri meskipun ramai, memilih tidak kumpul-kumpul jika tidak ada urusan mendesak. Namun beberapa tahun belakangan saya sudah merasa jauh berbeda. Saya menikmati kumpul bareng teman.
Jadi hari ini akhirnya saya berangkat dengan menggunakan kendaraan umum Commuterline Surabaya.
Semalam saya nyaris tidak tidur. Saya baru mulai bisa tidur saat suara ngaji jelang subuh di masjid terdekat mulai terdengar. Beruntungnya saya tidak merasa lemas saat bangun pagi pada pukul 05:30.
Buru-buru menyiapkan keperluan anak sekolah, bikinin sarapan dan bekal. Lalu setelah semua kelar, jam sudah di angka 07:21.
Saya masih santai, Paksu yang ngomel. Karena keberangkatan kereta pukul 07:40, tapi jam 07:21 saya belum mandi! Malah masih ngobrol dengan ibu mertua. Wakakakak.
Akhirnya saya mandi dengan terburu-buru. Kelar persiapan, teringat saya sedang datang bulan dan hari kedua. Pembalut habis. Alhasil melipir dulu ke warung. *Paksu pasti gemas liatnya. Wakakak…
Pukul 07:36 kami baru otewe. Huhu… dag dig dug ser… karena itu adalah kereta satu-satunya dari Indro menuju Gubeng. Telat gak yaaa, ketinggalan gak ya…
Mana pas mau masuk jalan raya agak macet pulak, karena kendaraan dari tol baru aja lepas landas. *Eh… 🤣
Tragedi KTP Ketinggalan
Sampai di tempat, ternyata kereta sudah menunggu dengan syantik, kami menuju loket pembelian tiket.
“KTP,” kata Abang penjaga loket.
“Waduh! KTPku ketinggalan, Mas!” seruku pada suami. Saya teringat KTP belum dimasukkan tas, dan masih di atas mesin jahit. Huhu…
“Ya udah buka IKD aja,” balas Paksu.
Apesnya, IKD juga gak bisa-bisa dibuka. Syebelll..
Nyari-nyari di gallery ponsel, saya ingat ada fotonya di sana. Ternyata tidak ketemu. Akhirnya buka riwayat chat dengan paksu beberapa tahun silam, saya inget pernah mengirim foto KTP ke beliau untuk keperluan di kelurahan. Alhamdulillah masih bisa ditracking jejaknya.
Pembelian tiket aman. Hanya Rp. 4.000,-. Murah bingiittt untuk perjalanan satu jam lebih. Dan ternyata kereta baru berangkat pukul 08:20. Hahaha.. Aman sikit dunia!
Sampai di Gubeng sekitar jam 09:30an.
Tempat Nyaman, Luas Dan Bersih
Di dalam tadinya sempet bingung juga mau duduk di sebelah mana. Di tiket gak ada nomor kursi, sementara di kursi ada penomorannya. Jadi takut salah. Khawatir kadung pilih tempat duduk yang nyaman ternyata diusir karena ada yang memiliki.
Tapi akhirnya tetap duduk di kursi yang masih kosong.
Tempatnya lumayan luas, dan nyaman. Hanya saja ACnya terlalu dingin saya yang memang tidak.kuat dingin. Huhu.
Tidak lama kemudian ada mahasiswi Unair yang ikut duduk di kursi depan saya. Kepadanya saya minta bantuan mengecek kepulangan Commuter dari Gubeng ke Indro.
“Jam 16:08.” katanya setelah sekian menit mengecek.
Alhamdulillah jam 15:00 acara sudah selesai. Saya bisa mengejar Commuterline dari Gubeng ke Indo - Gresik.
Itulah pengalaman pertama saya naik Commuterline di Surabaya - Gresik. Dari segi kenyamanan, menurut saya, ini lumayan nyaman.
Dari segi harga juga sangat sangat murah. Saya jadi memiliki pandangan kalau mau jalan-jalan ke Surabaya bisa naik Commuterline saja, cuma delapan ribuan sudah pulang pergi. Sisanya bisa ditempuh dengan ojol biar hemat biaya.
Surabaya, Kamis, 27 Agustus 2026 (17:30)




dari dulu aku penasaran pengen cobain naik commuterline area surabaya,, cuman belum kesampaian.
ReplyDeletedan kalau ke surabaya, malah bingung juga mau naik commuterline kemana, ada juga temen di gresik, tapi kadang aku-nya yang terlalu mendadak
Ini aku juga baru pertama Mbak. Awalnya juga gak kepikiran kalo seenak itu naik krl.
DeleteSeneng ya kalau udah ada transportasi umum yang nyaman dan murah. Noted nih yang bagian bawa KTPnya. Ternyata kalau di sana belinya harus pakai KTP. Kalau IKD itu apa ya?
ReplyDeleteItu lho Mbak, aplikasi KTP elektronik.
Delete